1.789 Rumah Terendam, Kabupaten Kapuas Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir

Banjir yang terjadi di Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalteng (Ist)

Palangka Raya- Pasca banjir yang menerjang 7 Desa di Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalteng sejak Rabu (29/3/2023), mengakibatkan jumlah korban terdampak  2.712 KK  atau sekitar  8.527 Jiwa serta  1.789  rumah terendam.

Baca juga: Bupati Kotawaringin Barat Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir

Pemerintah Kabupaten Kapuas saat ini telah menetapkan status tanggap darurat banjir.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Pelaksana Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga.

“Saat ini usaha yang dilakukan antara lain mengaktifkan Posko Bencana Banjir di Desa Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah,”ujarnya, Kamis (30/3/2023).  

Selain itu juga mengirimkan personil dari BPBD dan Dinas Sosial (TAGANA) untuk membuka dapur umum dan melakukan evakuasi korban apabila diperlukan dan mendistribusikan bantuan logistik awal untuk warga terdampak bencana banjir.

Sinaga juga menyebutkan, dari laporan diterima pada tanggal 30/3/2023,  kondisi cuaca masih terjadi hujan dengan intentitas sedang, untuk banjir akibat luapan Daerah Aliran Sungai (DAS)  di Kecamatan Kapuas Tengah debit air terus mengalami peningkatan.

“Ada  7 desa di Kecamatan Kapuas Tengah yang terendam banjir dengan ketinggian debit air antara 30 cm hingga 2 meter,  yaitu Desa Marapit, Desa Tapen, Desa Kota Baru,  Desa Pujon, Desa Bajuh, Desa Penda Muntei,  Desa Kayu Bulan,”jelasnya. (Dhan-OR2)