Satu Kabur, Petugas Terpaksa Evakuasi Ular Bertelur di Tumpukan Batako Warga Palangka Raya

Ilustrasi (unsplash)

Palangka Raya- Seekor ular jenis lidi sepanjang 80 sentimeter, yang bertelur di tumpukan batako milik warga di Jalan Haka 28, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalteng, Kamis (16/2/2023) akhirnya berhasil dievakuasi oleh Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya

Baca juga: Ayam Peliharaan Warga di Palangka Raya Ludes Dimangsa Ular Piton Sepanjang 3 Meter

"Waktu lewat di tumpukan batako yang akan digunakan untuk membangun pagar, pemilik rumah melihat bagian badan ular di sela-sela tumpukan batako," kata Kasi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Penyelamatan DPKP Kota Palangka Raya, Sucipto, usai mengevakuasi ular.

Dari informasi itu  pihaknya langsung datang ke lokaso untuk memeriksa jenis ular yang dilaporkan oleh pemilik rumah.

Pada saat dilakukan pengamatan, terdapat dua ekor ular yang ada di tumpukan batako tersebut. Bahkan ular tersebut telah bertelur sebanyak enam butir di tumpukan batako tersebut.

"Seekor ular langsung kabur melarikan diri pada saat petugas melakukan pengamatan. Sedangkan seekornya lagi berhasil dievakuasi bersama dengan telurnya," ucapnya.

Diduga, ular tersebut masuk ke dalam tumpukan batako untuk mencari tempat yang nyaman dan aman untuk bertelur. Pasalnya dengan kondisi yang cukup lembab, menjadi wadah yang nyaman bagi ular untuk tinggal.

"Ular kemudian kami evakuasi untuk nantinya dilepasliarkan ke habitat aslinya yang jauh dari lingkungan masyarakat," pungkasnya.(RJG-OR1)