Bupati Kotim Halikinnor saat menyerahkan SK jabatan Plh ke Sanggul Lumban Gaol
kontenkalteng.com , SAMPIT - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menunjuk Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat menjabat sebagai pejabat Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) . Sanggul Lumban Gaol sementara menggantikan Fajrurrahman yang saat ini telah memasuki masa purna tugas.
Baca juga: Sekda Kalteng Himbau ASN Cek DPT Secara Online
"Pak Sanggul ini masih menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) tapi saya minta sebagai pelaksana harian Sekda dulu," kata Halikinnor, Jumat (30 /08/2024).
SK jabatan Plh Sekda itu langsung diserahkan oleh Halikinnor saat kegiatan pelepasan ASN purna tugas di halaman Kantor Bupati Kotim.
Bupati Kotim usai menyerahkan SK purna tugas ke Fajrurrahman pejabat Sekda sebelumnya yang telah memasuki masa purna tugas terhitung mulai tanggal (TMT) 1 September 2024 itu, kemudian menyerahkan SK jabatan Plh ke Sanggul Lumban Gaol.
Disampaikan, tugas sebagai Kepala Kesbangpol cukup berat apalagi menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada). Kesuksesan kegiatan Pilkada itu tergantung dari OPD tersebut pasalnya meraka adalah leading sektornya. Namun ia meminta agar Kepala Kesbangpol itu membantu menjalankan tugas dan fungsi Sekda.
"Sementara ini kita tunjuk sebagai Plh, nanti saya akan usulkan ke Pak Gubernur sebagai Penjabat (Pj) Sekda . Dengan begini pemerintahan tidak stagnan atau berjalan dengan baik," jelasnya.
Sanggul Lumban Gaul mengungkapkan menjabat sebagai Plh Sekda memiliki tanggung jawab berat. Hal ini menjadi tantangan baginya. Dirinya akan berupaya semaksimal mungkin agar roda pemerintahan berjalan baik meskipun dirinya masih menjabat sebagai Kepala Kesbangpol.
"Meski ini tugas berat tapi saya yakin dan percaya dengan koordinasi dengan seluruh OPD yang baik maka semua akan berjalan lancar. Walaupun tantangan yang akan hadapi banyak," ucapnya.
Diterangkan, tantangan yang harus dihadapi saat ini adalah bagaimana roda pemerintahan berjalan baik sekalipun dengan kondisi anggaran yang terbatas. Dirinya harus bisa memilah dengan benar mana kegiatan yang urgent dan tidak.
" Kondisi demikian kita harus benar-benar memilah mana yang urgent atau penting dan mana yang bisa dikesampingkan dan tidak laksanakan. Sehingga urusan itu bisa kita lakukan dengan baik maka roda pemerintahan berjalan baik pula," terangnya.
Lanjutnya, meski memiliki tanggung jawab berat dirinya bersyukur karena masih diberi kepercayaan untuk membantu pimpinan dalam melaksanakan tugas keadministrasian daerah. (DI/OR2)
"Saya bersyukur menjabat sebagai Plh ini suatu tantangan bagi saya meski 8 bulan lagi pensiun tapi karena ada amanah dan kepercayaan Bupati. Saya sudah mengatakan tidak namun pimpinan telah mengeluarkan SK. Jadi sebagai loyalitas ASN dan terhadap pimpinan maka ini akan saya akan laksanakan semaksimal mungkin," demikan kata Sanggul.