Legislator Palangka Raya sebut perbaikan drainase di Kalampangan mampu menjaga ketahanan pangan

Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Rusdiansyah.

kontenkalteng.com, Palangka Raya - Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Rusdiansyah mengatakan, perbaikan infrastruktur drainase di Kelurahan Kalampangan tidak hanya sebatas urusan infrastruktur, tetapi juga berkaitan langsung dengan ketahanan pangan daerah.

Baca juga: Masyarakat Diminta Turut Cegah Penurunan Fungsi Drainase Di Sampit

"Kita semua tahu, Kalampangan merupakan salah satu sentra produksi pertanian yang memasok kebutuhan pangan, khususnya sayur-mayur dan komoditas hortikultura bagi masyarakat Kota Palangka Raya," katanya, Senin (1/9).

Untuk itu ia menilai, apabila drainase tidak ditangani dengan baik, maka rawan terjadi genangan yang bisa mengganggu produktivitas petani sehingga berdampak pada pasokan pangan di kota ini.

Ia menjelaskan, keberadaan drainase yang layak menjadi penopang utama bagi lahan pertanian agar tidak mudah tergenang ketika musim hujan.

"Dengan begitu, petani bisa tetap berproduksi secara maksimal tanpa khawatir mengalami kerugian besar akibat gagal panen," ucapnya.

Rusdiansyah juga menyoroti, kerusakan drainase di Kelurahan Kalampangan kerap menimbulkan genangan cukup lama, sehingga lahan pertanian tidak bisa digarap dengan baik.

Kondisi tersebut membuat sebagian petani harus menunda masa tanam dan berpotensi menurunkan kualitas hasil panen.

“Kalau drainasenya buruk, yang dirugikan bukan hanya petani, tapi masyarakat luas karena pasokan hasil pertanian bisa terganggu,” ujarnya.

Rusdiansyah menilai, pembangunan drainase di kawasan pertanian perlu masuk dalam program prioritas pemerintah daerah.

Dia menilai, persoalan drainase harus dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian kota.

“Kalau panen gagal karena lahan tergenang, otomatis pasokan berkurang. Dampaknya harga naik dan masyarakat yang menanggung bebannya,” pungkasnya.(Sur/OR1)