Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Ruselita.
kontenkalteng.com, Palangka Raya - Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Ruselita mengatakan, bahwa dengan menemani hari pertama anak berangkat ke sekolah diyakini mampu mempengaruhi tumbuh kembang anak.
"Sekarang ini kan masuk tahun ajaran baru, tentu anak yang baru pertama kali sekolah maupun yang naik jenjang dari SD ke SMP telah bersekolah dan dengan orang tua yang mengantar ada motivasi secara emosional bagi anak untuk bersemangat," katanya, Selasa, 9 Juli 2024.
Dirinya menjelaskan, bahwa orang tua yang rela meluangkan waktu untuk mengantar dan menjemput anak di hari-hari pertama bersekolah membuat sang anak menjadi lebih percaya diri.
Anak tentunya merasa mendapatkan dukungan yang penuh dari orang tua sehingga diyakini dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak di sekolah, menjadi siswa yang periang.
"Dengan demikian tentu sang anak menjadi lebih ingin menunjukkan prestasinya di sekolah agar dapat menyenangkan orang tua mereka masing-masing," ucapnya.
Lebih lanjut Ruselita menambahkan, bahwa ketika di rumah, orang tua juga perlu memberikan pemahaman sebagai bekal bagi anak saat di sekolah nanti.
Hal ini agar anak bisa menerima pembelajaran dengan baik dan beradaptasi dengan lingkungan sekolah, baik dalam pertemanan maupun hubungannya dengan guru, serta yang tak kalah penting adalah memberikan kepercayaan penuh kepada guru.
“Karena tentu saja, guru-guru akan melakukan yang terbaik untuk anak didiknya. Mengingat peran guru sebagai pengganti orang tua ketika di sekolah,” ujarnya.
Ruselita juga berpesan kepada para orang tua agar selalu memberikan dukungan, perhatian, dan motivasi kepada anak-anak mereka, hal ini sangat dibutuhkan oleh anak untuk menciptakan masa depan yang cerah dan meraih cita-citanya.
Dirinya menyontohkan, orang tua dapat melakukan hal-hal kecil yang berkaitan dengan kebutuhan anak di sekolah, seperti mempersiapkan alat tulis dan kebutuhan lainnya, adalah hal yang harus dilakukan.
“Jangan sampai kurangnya perhatian orang tua akan menyebabkan anak kehilangan konsentrasi saat belajar,” pungkasnya. (Sur/OR1)
Baca juga: Lahir Dari Cerita Legenda, 5 Destinasi Wisata Indonesia Ini Mendunia