Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran saat membuka Gubernur Cup Zona Barat Tahun 2025
kontenkalteng.com, Sampit – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran resmi membuka Babak Penyisihan Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup Zona Barat Tahun 2025 di Stadion 29 November Sampit, Jumat (19/9/2025) sore.
Baca juga: Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Tutup Kejurnas Bola Voli Gubernur Cup Tahun 2023
Turnamen bergengsi ini mempertemukan tim-tim terbaik dari lima kabupaten di wilayah Zona Barat Kalteng, yakni Kotawaringin Timur (Kotim), Kotawaringin Barat (Kobar), Seruyan, Lamandau, dan Sukamara.
Masing-masing daerah mengirimkan hingga lima tim terbaiknya untuk bersaing di ajang ini. Pertandingan eksebisi menjadi pembuka keseruan turnamen. Laga pertama mempertemukan S Parman FC melawan Cempaga Hulu, sementara duel kedua mempertemukan tim Porkopimda Kotim menghadapi Porkopimda Seruyan. Pertandingan ini disaksikan langsung ribuan penonton yang memadati stadion.
“Hari ini kita berkumpul di Stadion 29 November Sampit dengan semangat luar biasa. Turnamen ini adalah pesta rakyat, pesta kebersamaan kita semua. Mari kita jadikan momentum ini sebagai kebangkitan sepak bola Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Menurut Gubernur, setiap gol, setiap serangan, dan setiap pertahanan yang ditunjukkan para pemain adalah langkah menuju panggung yang lebih besar. Pemenang Zona Barat akan melangkah ke Palangka Raya untuk menghadapi juara Zona Tengah dan Zona Timur, guna memperebutkan gelar juara Gubernur Cup Kalimantan Tengah 2025.
Ia juga memberi motivasi khusus kepada para atlet agar bermain dengan hati, bertanding dengan semangat juang, dan menangkan dengan sportivitas.
Orang Nomor Satu di Bumi Tambun Bungai ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pendidikan, kesehatan, dan olahraga untuk melahirkan generasi yang kuat dan berprestasi. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing bisa dimulai dari dunia olahraga.
Gubernur Cup 2025 yang memiliki total hadiah Rp300 juta dan format pertandingan yang melibatkan tiga zona ini diyakini akan menjadi kompetisi bergengsi yang mendorong semangat sepak bola di Kalteng. (SUR/OR1)