PR Besar Kalteng, Turunkan Angka Prevalensi Stunting 15,38 Persen di Tahun 2024

Wagub Kalteng H. Edy Pratowo sampaikan sambutan

Palangka Raya-Saat ini Provinsi Kalimantan Tengah  masih punya pekerjaan rumah (PR)  besar untuk menurunkan prevalensi stunting di tahun 2024 dengan target 15,38 persen.

Baca juga: Pemprov Kalteng Lakukan Kalaborasi Percepatan Penurunan Stunting

Disisi lain pada  tahun 2022 prevalensi stunting Kalimantan Tengah masih tinggi yaitu sebesar 26,9 persen.

Penegasan itu  dikatakan Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng H. Edy Pratowo saat mengukuhkan Jeanny Yola Winokan sebagai  Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalteng yang baru, Rabu (5/4/2023).

"Mari satukan langkah untuk bersama-sama melakukan percepatan pembangunan, memajukan perekonomian, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah," kata Wagub.

Karenanya Edy minta agar BKKBN harus mampu memberikan kontribusi, baik dalam memberikan dukungan pada layanan intervensi spesifik, maupun sebagai penanggung jawab dalam layanan intervensi sensitive.

“Sehingga nantinya dapat membuahkan hasil berupa pencapaian penurunan stunting nasional yang telah ditargetkan,”tegasnya.

Hadir dalam pelantikan itu antara lain Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin, Unsur Forkopimda Prov. Kalteng, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. Kalteng Leonard S. Ampung, Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Herson B. Aden. (Yanti-OR1)