Bupati Kotim Halikinnor saat meninjau gedung yang akan digunakan sebagai Sekolah Rakyat
kontenkalteng.com , Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyambut gembira program Sekolah Rakyat yang akan menampung anak kurang mampu. Bupati Kotim, Halikinnor, menyampaikan antusiasmenya terkait program ini.
Baca juga: Rumah Ibadah Diharapkan Turut Tanggulangi Kemiskinan
"Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi anak yang orang tuanya tidak mampu. Bahkan nanti mereka dapat modal usaha," ujar Bupati Halikinnor, Rabu, (14/3/2025).
Program ini, menurut Halikinnor merupakan salah satu upaya penting dalam pengentasan kemiskinan di Kotim. Pasalnya, selain anaknya mendapatkan pendidikan gratis oleh pemerintah pusat, orang tua siswa juga mendapat bantuan.
"Dengan anaknya disekolahkan di Sekolah Rakyat, orang tua yang tdiak mampu ini nanti dapat perbaikan rumah dan bantuan untuk berusaha," ucapnya.
Pemkab Kotim kini tengah mempersiapkan fasilitas untuk program Sekolah Rakyat tersebut. Rencananya program tersebut akan dilakukan pada tahun ajaran 2025 ini.
Islamic Center akan menjadi pusat Sekolah Rakyat di Kotim. Gedung tersebut dinilai memiliki fasilitas yang memadai, selain tempat tinggal yang mampu menampung sekitar 200 anak juga memiliki gedung yang dapat dijadikan sebagai tempat belajar mengajar.
"Ini kan asrama yang disiapkan, ruang belajarnya ada, jadi tinggal mempersiapkan lainnya dan itu semua ditanggung oleh Pusat," jelas Bupati.
Meskipun kuota Sekolah Rakyat hanya 100 anak, ia optimistis program ini akan memberikan dampak signifikan dalam mengentaskan kemiskinan dan menciptakan SDM unggul.
"Asrama haji dari segi jumlah kamar 48, kalau 1 kamar bisa 4 anak, 192. Sementara sekolah rakyat ini untuk pertama itu 100, jadi masih melebihi," imbuhnya. Penerimaan siswa baru untuk Sekolah Rakyat ini dijadwalkan mulai bulan Juni mendatang," pungkasnya.((Devy/OR2))