Staf Ahli Gubernur Buka Rapat Monitoring Penyelenggaraan SPM Kabupaten Kota se-Kalteng

Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng (Dok. Diskominfosantik Kalteng)

PALANGKA RAYA - Pengawas Perikanan se-Kalteng mengikuti pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid dan dipusatkan di aula Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng tersebut, dibuka oleh Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan KKP RI Lilly Aprilya secara virtual melalui zoom meeting, Senin (27/6/2022).

Baca juga: Banjir di 8 Kabupaten dan 1 Kota di Kalteng, Wagub Sampaikan Arahan Gubernur

Pelatihan pengawas perikanan ini berlangsung selama lima hari yaitu pada 27 Juni-1 Juli 2022, diikuti oleh 23 orang peserta yang berasal dari kabupaten/kota dan ASN Dislutkan Prov. Kalteng. Dalam sambutan Kadislutkan Kalteng yang dibacakan oleh Kabid Kelautan dan Perikanan (KP) Zur Rawdoh mengatakan bahwa kegiatan pendidikan dan pelatihan pengawas perikanan ini sangat dibutuhkan di bidang KP. 

"Hal itu untuk memastikan dan mengawasi tertib pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan dimana semua kegiatan dan aktivitas perikanan seperti kegiatan penangkapan ikan, budidaya ikan, pengolahan dan pemasaran hasil perikanan berjalan sesuai dengan ketentuan," ungkapnya. 

Zur Rawdoh menjelaskan, maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan keahlian Sumber Daya Manusia (SDM) ASN lingkup Dislutkan Prov. Kalteng, serta memenuhi kebutuhan petugas pengawas perikanan di Provinsi Kalteng. 

“Kami berharap peserta pendidikan dan pelatihan pengawasan kali ini dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dengan baik dan menggali pengetahuan seluas-luasnya. Semoga seluruh peserta pendidikan dan pelatihan pengawas perikanan berhasil dan lulus semuanya, yang selanjutnya dapat mengimplementasikannya di dalam tugas dan pekerjaan masing-masing untuk pembangunan kelautan dan perikanan di Provinsi Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (OR1)