Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian sampaikan arahan
kontenkalteng.com , Palangka Raya - Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko menegaskan stok beras untuk Provinsi Kalteng aman hingga 5 – 6 bulan ke depan.
Baca juga: Stok Beras di Kalteng Cukup Untuk Empat Bulan Kedepan
Pernyataan itu diungkapkan Yuas Elko seusai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi tahun 2023 bersama Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian secara virtual dari Ruang Rapat Bajakah Kantor Gubernur Kalteng, Senin (21/8/2023).
“Kita kemarin sudah melaksanakan panen perdana padi jenis karau, berdasarkan data dari BPS ada sekitar 5,7 ton. Dengan langkah itu diharapkan bisa menanggulangi inflasi di Kalteng, dan menurut Bulog beras kita aman hingga 5-6 bulan ke depan,” tukasnya.
Sementara itu dalam arahannya Tito menyampaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebagai proxy inflasi di minggu ketiga bulan Agustus tahun 2023 di sebagian wilayah mengalami deflasi.
“Namun di beberapa daerah lain juga masih ada yang mengalami inflasi cukup tinggi. Untuk itu saya minta atensi yang lebih untuk daerah-daerah yang inflasinya masih tinggi,” kata Tito.
Tito meminta seluruh Pemerintah Daerah terus memantau perkembangan harga dan mendapatkan data yang valid dari lapangan agar tidak terjadi lonjakan inflasi, khususnya menjelang tahun politik.
“Jika terjadi kenaikan harga, kita bisa intervensi lebih dini agar melonjaknya tidak signifikan dan masih bisa kita kendalikan,” imbuhnya.(Sur/OR1)