Ilustrasi (web)
kontenkalteng.com, Sampit-Warga Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng mendadak gempar. Pasalnya kota dipinggiran Sungai Mentaya ini pada Senin dini hari (30/10/2023) sekitar pukul 01.20 WIB diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 SR (skala richter).
Baca juga: Usai Gempa Bumi, Tak Ada Rumah Warga di Palangka Raya Terdampak
Gempa yang baru pertama kali terjadi itu diketahui juga guncangannya terasa sampai di ke Kecamatan Mentawa Baru, Ketapang.
Lilis Suryani (35) warga Kecamatan Baamang, Sampit mengaku guncangan akibat gempa ini cukup terasa getarannya.
“Memang guncangannya tak begitu lama hanya 2-3 detik, namun cukup membuat terperanjat. Malum ini pertamakali kami merasakan gempa,”ujarnya saat dihubungi.
Akibat kejadian itu, sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan. Bahkan sejumlah video beredar luas di media social memperlihatkan kerusakan pada bangunan musala di Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga.
“Pusat gempa berada di darat, 25 kilometer timur laut Sampit dan gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat." tulis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui website resminya.
Gempa terjadi pada pukul 18:21:44. Gempa berada pada kedalaman 13.0 kilometer dan tak berpotensi tsunami.
Sementara itu, titik koordinat gempa berada pada 2.31 LS (Lintang Selatan) dan 113.02 BT (Bujur Timur). Bahkan BMKG mencatat dalam sepekan terakhir terjadi aktivitas gempa signifikan dan dirasakan masyarakat sebanyak 13 kali dalam berbagai variasi magnitudo maupun kedalaman.(OR1)