Dipanggil Tak Menjawab, Warga Hanjalipan Ditemukan Tak Bernyawa

Ilustrasi (Foto: Ist)

Kontenkalteng.com, Sampit – Ketukan di pintu sebuah rumah di Jalan Abu Bakar, Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, Senin sore (4/5/2026), berubah menjadi temuan jenazah yang menggegerkan warga. 

Baca juga: Pemuda 28 Tahun Nekat Gantung Diri di Dalam Barak di Jalan Murjani Palangka Raya

Pria berinisial FT (55) ditemukan terbujur kaku di kamar rumahnya, setelah berulang kali dipanggil namun tak juga menjawab.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Kota Besi Ipda Nor Ikhsan menjelaskan, sekitar pukul 17.25 WIB Ketua RT 001, IL, datang ke rumah FT untuk mengecek keberadaannya. 

Beberapa kali mengetuk dan memanggil dari luar, namun suasana di dalam rumah tetap sunyi.

”Setelah dipastikan tidak ada respons, saudara IL masuk ke dalam rumah melalui pintu depan dan langsung menuju kamar, di mana dia menemukan korban sudah tidak bernyawa,” ujar Ipda Nor Ikhsan, Selasa (5/5/2026).

Kaget dengan temuan tersebut, saksi segera meminta bantuan warga sekitar. 

Perangkat desa dan Polsek Kota Besi kemudian dihubungi untuk menangani kejadian itu secara resmi. Tak lama berselang, petugas kepolisian bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Kota Besi tiba di lokasi.

Di rumah sederhana itu, polisi melakukan pemeriksaan awal, mendokumentasikan kondisi tempat kejadian, serta mencatat keterangan dari saksi-saksi yang pertama kali mengetahui peristiwa tersebut. 

Petugas juga mengajukan permintaan Verifikasi Rumah Sakit (VER) sebagai bagian dari langkah awal penyelidikan.

Namun, pihak keluarga FT menolak dilakukan autopsi di RSUD dr Murjani Sampit dan menyampaikan penolakan itu secara tertulis kepada kepolisian.

”Pihak keluarga membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi dan tidak mengajukan laporan atau tuntutan. Mereka berpendapat kematian korban diduga akibat sakit,” jelas Kapolsek.

Polisi tetap melanjutkan penyelidikan dengan bertumpu pada hasil pemeriksaan awal di lapangan dan keterangan saksi. 

Setiap temuan akan dicermati untuk memastikan tidak ada indikasi lain yang terabaikan, meski ruang gerak pemeriksaan medis terbatas karena penolakan autopsi.

Peristiwa di Hanjalipan ini menjadi pengingat bagi warga akan pentingnya kepekaan terhadap lingkungan sekitar. 

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat segera melapor jika mendapati situasi janggal di sekitar tempat tinggal, agar potensi masalah bisa cepat terdeteksi dan ditangani.

Penulis : Deviana

Editor : Gunawan