ILustrasi (unsplash)
kontenkalteng.com, Jakarta-Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia, Jumat (27/10/2023) berhasil lakukan penerbangan komersial pertamanya dengan menggunakan bahan bakar jet yang dicampur dengan minyak sawit atau bioavtur.
Baca juga: Mantap! Pesawat Berbahan Bakar Campuran Minyak Sawit Berhasil Lakukan Uji Terbang
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, pihaknya melakukan penerbangan komersial pertama dengan beberapa penumpang dari Soekarno Hatta menuju Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah.
“Kita berhasil gunakan biofuel untuk penerbangan komersial. Ini bentuk keseriusan kami, jadi tentu saja kami berharap Garuda Indonesia dipersepsikan sebagai perusahaan yang kedepankan keberlanjutan dan masa depan anak cucu kita,” jelas Irfan melansir laman resmi Pertamina.
Pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF) merupakan salah satu upaya Pertamina dalam transisi energi, sekaligus mencapai target Net Zero Emission (NZE) 2060.
Pertamina SAF merupakan bahan bakar ramah lingkungan, yang menggunakan campuran komponen minyak sawit dalam formula Bioavtur sehingga dapat mengurangi emisi gas buang pesawat terbang.
Selain itu, aspek pemanfaatan komponen minyak sawit ini dapat mendorong perkembangan industri dan ekonomi di dalam negeri.
Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Alfian Nasution menambahkan, Pertamina memiliki komitmen untuk mendukung tercapainya target NZE Pemerintah Indonesia dengan mengembangkan roadmap aset dekarbonisasi dan pembangunan green business, termasuk SAF untuk sektor aviasi.
“Penerbangan khusus ini akan menjadi tonggak sejarah di industri aviasi yang berkelanjutan. Masyarakat juga akan merasakan pengalaman baru, merasakan pemanfaatan energi terbarukan dan berkontribusi secara langsung pada penurunan emisi,” jelas Alfian.(OR1)