Lustrasi Kebakaran hutan dan lahan (kontenkalteng.com)
kontenkalteng.com, Palangka Raya -Data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng menyebutkan, periode Januari hingga Mei 2023, jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mencapai 91 kejadian dengan luas lahan terbakar mencapai 174, 118 Hektar (Ha).
Baca juga: Kembali Aktifkan 35 Pos Lapangan Karhutla di 9 Kabupaten Kalteng
Hal itu dikatakan Ahmad Toyib, Kepala BPBPK Kalteng, saat dihubungi, Kamis (18/5/2023).
Dijelaskanya, untuk Bulan Mei 2023 luas areal yang terbakar mencapai 12,85 Ha dengan jumlah kejadian ada sebanyak 9 kejadian.
“Terbanyak di Kabupaten Kotawaringin Barat (9,5 Ha) dengan 3 kejadian, kemudian disusul Palangka Raya (1,85 Ha) dengan 3 kejadian dan Katingan (1 Ha) dengan 1 kejadian,”jelasnya.
Dia juga meyebutkan, Dari data hotspot BRIN yang dipantau Posko Krisis Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kalteng, jumlah titik panas (hotspot) mencapai 616 titik dan tersebar di 13 kabupaten dan kota se- Kalteng, periode Januari hingga Mei 2023.
“Saat ini sudah ada 3 kabupaten yang telah menetapkan status siaga Karhutla , yaitu Kabupaten Sukamara, Barito Selatan dan Kota Palangka Raya,” kata Ahmad Toyib. (OR1)