Ramadan, Lapas Sampit Ubah Jam Kunjungan dan Perketat Pengawasan Internal

Pegawai Kantor Lapas Sampit

kontenkalteng.com , SAMPIT – Memasuki bulan suci Ramadan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit melakukan penyesuaian jam layanan kunjungan bagi keluarga warga binaan. Selain itu, jajaran internal juga diperkuat melalui pengarahan khusus guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama Ramadan.

Baca juga: Jam Belajar Siswa di Sekolah Palangka Raya Dipangkas Selama Ramadan


Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, mengatakan perubahan jadwal kunjungan dilakukan agar aktivitas pelayanan tetap berjalan optimal tanpa mengganggu ritme kegiatan ibadah dan pembinaan di dalam lapas.


“Selama Ramadan, layanan kunjungan dibuka setiap hari pukul 14.00 sampai 16.00 WIB, kecuali pada hari libur nasional atau tanggal merah,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026). 


Ia menjelaskan, di luar Ramadan, jadwal kunjungan biasanya dibuka Senin hingga Sabtu pukul 09.00 sampai 11.00 WIB. Khusus hari Jumat, pelayanan hanya berlangsung hingga pukul 10.30 WIB. Penyesuaian ini, kata Yani, merupakan langkah antisipatif agar pelayanan tetap maksimal namun aspek keamanan tetap terjaga.


“Penyesuaian ini bagian dari upaya kami memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus memastikan situasi di dalam lapas tetap aman dan tertib,” tegasnya.


Setiap pengunjung, lanjut Yani, wajib mematuhi prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku. Mulai dari pendaftaran, menunjukkan identitas resmi, hingga pemeriksaan badan dan barang bawaan di Pintu Utama (P2U).


“Seluruh alur kunjungan dilaksanakan sesuai aturan. Pemeriksaan dilakukan secara ketat demi keamanan bersama,” tambahnya.


Tak hanya pada sisi pelayanan, pihak lapas juga menggelar pengarahan kepada perwakilan tamping keamanan atau palkam dari setiap kamar hunian. Kegiatan tersebut dilaksanakan sehari sebelum Ramadan di ruang besukan dan dihadiri sejumlah pejabat struktural, di antaranya Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Hadiyanto Prabowo, Kepala Subseksi Keamanan Mahendra, serta Kepala Regu Pengamanan Muhammad Arsyad.


Dalam pengarahan itu, kebersihan kamar dan blok hunian menjadi penekanan utama. Menurut Yani, kebersihan bukan hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif selama menjalankan ibadah puasa.


Selain itu, deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan juga menjadi perhatian serius. Para palkam diminta aktif memantau kondisi bangunan, termasuk jika terdapat kerusakan pada dinding atau fasilitas lainnya agar segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti.


“Menjelang Ramadan ini, kita tidak hanya memastikan kebersihan, tetapi juga melakukan deteksi dini terhadap setiap potensi kerusakan bangunan. Jika ada tembok rusak atau berlubang, segera laporkan untuk diperbaiki. Kebersihan dan keamanan adalah tanggung jawab bersama demi menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif selama bulan suci,” tegas Yani.


Dengan langkah tersebut, Lapas Sampit berharap pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan baik, sembari menjaga situasi internal tetap stabil sepanjang Ramadan.

Penulis : Deviana

Editor   : Heriyanto