Lanskap The New Sarinah pada malam hari paska renovasi (laman kemenparekraf RI/shutterstock/totosantikobudi)
Setelah sempat ditutup beberapa waktu karena dilakukan renovasi dan perbaikan kini pusat perbelanjaan pertama dan tertua di Indonesia, Sarinah, kembali dibuka untuk umum 21 Maret 2022.
Baca juga: Yuk, Kepoin Destinasi Wisata Sekitar Ibu Kota Negara Baru
Sarinah adalah ikon belanjapertama dan terbesar di Jakarta yang dibangun pada Tahun 1062 pada saat zaman Presiden Soekarno itu bertujuan diperuntukkan sebagai wadah produk Ekonomi Kreatif (Ekraf) dalam negeri guna mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Lanskap lobby barat New Sarinah paska renovasi (laman kemenparekraf RI/ Foto: shutterstock/sartonosuwarjo)
1. Daya Tarik The New Sarinah
Setelah lebih dari setahun menanti, kehadiran, seperti dilasnir dari laman remsi Kemenparekraf RI, The New Sarinah dengan wajah baru tentu akan menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan. Mengusung tema “community mall”, The New Sarinah diharapkan dapat menjadi tempat anak muda, komunitas, dan para pelaku industri kreatif untuk berkumpul bersama.
Banyak perubahan yang bisa Sobat Parekraf temukan pasca renovasi Sarinah, salah satunya adalah fasilitas ruangan atau area yang bisa dimanfaatkan banyak orang.
Mulai dari area Food and Beverage (F&B), digital bisnis area (e-commerce), ruang budaya, dan beberapa bagian yang digunakan sebagai area perkantoran.
Kemudian sejumlah penampilan baru yang paling menarik perhatian adalah tangga amphitheater berwarna cokelat dan abu-abu.
Memiliki tampilan modern yang estetik, tidak heran banyak pengunjung menghabiskan waktu untuk duduk santai sambil mengambil foto dengan latar belakang bangunan Sarinah yang megah.
Tak hanya itu pada area area skydeck yang berada di lantai 3. Memiliki area yang terbuka dan sangat luas. Disana pengunjung bisa berswafoto di kursi berbingkai kotak merah maupun dengan latar belakang gedung pencakar langit yang megah.
2. Sarinah Sebagai Rumah Ekraf Indonesia
Mengusung konsep pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), The New Sarinah seakan menjadi pusat produk ekonomi kreatif di Indonesia.
Dengan slogan “The Window of Indonesia”, The New Sarinah seakan menjadi “rumah” bagi seluruh pelaku industri kreatif untuk memamerkan produk-produk dalam negeri yang berdaya saing.
Dengan wajah baru yang ciamik ini harapannya The New Sarinah dapat menjadi rumah terbaik bagi para pelaku ekonomi kreatif Indonesia, agar semakin dikenal luas hingga pasar internasional. (OR2)