6.424 KK Terdampak Banjir di Kalteng, Sugianto Sabran Ambil Langkah Cepat Bantu Warga

Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran saat meninjau banjir

Saat ini hampir semua Kabupaten di Provinsi Kalteng sudah dikepung banjir. Data dari Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah (17/10/2022) ada 9 kabupaten yang terdampak bvanjir dengan jumlah warga terdampak mencapai 16.424 KK atau  47.136 jiwa.

Baca juga: 40 Ribu Paket Sembako Pemprov Kalteng Disalurkan oleh Polda dan Korem 102 Panju Panjung Untuk Korban Banjir

“Kita telah menetapkan  status tanggap darurat bencana banjir sejak tanggal 17 Oktober 2022 hingga 21 hari kedepan,” kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Rabu (19/10/2022).

Dia juga minta   bupati dan walikota yang daerahnya terdampak banjir dilarang  meninggalkan tempat atau ke luar kota, dan segera mengambil langkah dan tindakan untuk membantu masyarakat, diantaranya menggunakan beras 100 ton yang ada di kabupaten dan kota dari Kementerian Sosial, paparnya. 

“Jangan menunggu warga kelaparan baru salurkan bantuan, stok menipis  ajukan permohonan ke provinsi, dan gunakan dana BTT dalam penanganan bencana,”tegas Sugianto Sabran.

Untuk diketahui, ada 6  kabupaten juga telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir, yaitu Kabupaten  Lamandau, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur, dam Katingan. Sedangkan Kabupaten Seruyan dalam proses penetapan perpanjangan status tanggap darurat.

Kemudian yang terdampak banjir ada 35 kecamatan, 184 desa/kelurahan, 16.424 KK dan 47.136 jiwa, sedangkan yang mengungsi sebanyak 61 KK atau sebanyak 235 jiwa.

Disisi lain Sugianto Sabran juga minta kepada perusahaan perkebunan, HPH, HTI dan pertambangan agar peka dan peduli terhadap masyarakat Kalimantan Tengah, dan berkontribusi positif.

“Membangun Kalimantan Tengah bukan semata-mata urusan pemerintah saja, tapi semua elemen masayarakat dan seluruh  stakeholders yang ada termasuk di dalamnya sektor pengusaha perkebunan, kehutanan dan pertambangan,”tegas gubernur.(Sur - OR1)