Banjir di Barito Utara, Lamandau, Pulang Pisau, dan Kapuas Hambat Distribusi Sayuran

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko rapat evaluasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Rabu (2/11/2022)

Banjir di sejumlah kabupaten di Provinsi Kalteng seperti Barito Utara, Lamandau, Pulang Pisau, dan Kapuas mengakibatkan hambatan distribusi kacang panjang.

Baca juga: Gubernur Kalteng Berikan Bantuan Untuk Korban Banjir di Kabupaten Katingan dan Kapuas

Hal itu dikatakan Deputi Kepala Perwakilan BI Prov. Kalteng Magfur, Rabu (2/11/2022)  saat  rapat evaluasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terhadap hasil rilis Badan Pusat Statistik (BPS) terkait inflasi Kalteng bulan Oktober 2022.

“Namun dermikian memasuki akhir bulan Oktober, beberapa komoditas yang sempat stabil mengalami sedikit peningkatan, seperti bawang merah, beras, dan telur ayam,”ujarnya. 

“Hal ini diakibatkan oleh bencana banjir di beberapa kabupaten di Kalteng yang menghambat jalur distribusi serta menggenangkan beberapa area lahan persawahan. Disamping itu, beberapa komoditas ikan juga masih mengalami peningkatan akibat kondisi cuaca,” ungkapnya.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Staf Ahli (sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko itu, Magfur juga menjelaskan, Berdasarkan data inflasi Kalimantan Tengah dari bulan Januari hingga Oktober, Bahan Bakar Rumah Tangga merupakan komoditas yang paling sering menjadi 10 besar penyumbang inflasi, dengan andil inflasi yang cukup besar yakni 0,07 persen.

“Untuk itu perlu adanya fokus quick wins pengendalian inflasi jangka pendek yang dilakukan oleh TPID Kalteng yaitu dengan menyelenggarakan operasi pasar dan pasar penyeimbang agar menjaga harga-harga komoditas yang sudah turun tidak naik lagi,”pungkasnya.

Dalam rapat itu juga nampak hadir Turut hadir Pimpinan Perum Bulog Kanwil Kalteng Amrullah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng Riza Rahmadi, Kepala Biro Perekonomian Said Salim, TPID Kota Palangka Raya, serta sales area manager Kalselteng PT. Pertamina Patra Niaga.(Dhan- OR1)