Dewan Dorong Pemerintah Manfaatkan Bonus Demografi

Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Yudhi Karlianto Manan.

Palangka Raya - Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Yudhi Karlianto Manan mendorong pemerintah, agar dapat berperan aktif memberikan stimulus kepada generasi muda Indonesia, khususnya di Kota Cantik Palangka Raya .

Yudhi menilai generasi muda setempat memiliki potensi yang sangat besar, baik dari segi kreativitas, kemampuan serta energi, yang dapat membawa perubahan, terlebih saat ini kota Palangka Raya memiliki bonus demografi.

“Jumlah kaum muda kita ini begitu besar dan tentu saja potensinya adalah energi. Mereka punya tenaga, mereka punya pemikiran dan otak yang masih fresh. Tinggal ada dua pola yang harus kita manfaatkan. Pertama percepatan kematangan dan yang kedua semua sektor perlu tenaga dan energi,” katanya, Jum'at (20/1/2023).

Dijelaskannya, untuk memanfaatkan bonus demografi tersebut, diperlukan adanya percepatan kematangan generasi muda yang berkaitan dengan kualitas dan memiliki dua syarat utama.

Dua syarat tersebut, yakni keterampilan dan ilmu pengetahuan. Untuk itu, dirinya mendorong pemerintah untuk merancang program-program jangka pendek guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya di kalangan muda.

"Misalnya pelatihan-pelatihan yang dibarengi dengan praktik secara langsung. Tentunya upaya tersebut dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan generasi muda," ungkapnya.

Lebih lanjut Legislator asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meyakini, jika generasi muda Kota Cantik ini dapat berkontribusi untuk mengisi seluruh sektor.

Untuk itu dirinya menyarankan, agar pemerintah dapat berkolaborasi dengan organisasi kepemudaan sebagai perantara, guna merangkul dan memberikan dukungan bagi anak-anak muda sehingga tercipta anak muda yang berkarakter.

“Selain itu, para pemuda juga harus diberi ruang untuk berekspresi, seni budaya teknologi dan lain sebagainya. Kehadiran negara dibutuhkan untuk anak muda terutama agar mereka bisa mengimbangi tantangan teknologi dan tantangan zaman," pungkasnya.(RJG/OR2)
Baca juga: Perusahaan di Kotim Diminta Bantu Pengentasan Pengangguran