Dewan Minta Perpustakaan Harus Menjadi Etalase Budaya

Wakil Ketua I Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Mukarramah.

Palangka Raya - Wakil Ketua I Komisi A DPRD Palangka Raya, Mukarramah mengatakan, selain sebagai pusat literasi bagi masyarakat, perpustakaan juga diharapkan dapat menjadi etalase budaya daerah.

Baca juga: Staf Ahli Gubernur Pimpin Rakernis Bidang Perpustakaan Satuan Pendidikan Menengah se-Kalteng

Pasalnya saat ini, perpustakaan bukan hanya berisi karya-karya tertulis, tetapi juga karya-karya tersirat seperti kebudayaan.

"Perpustakaan itu ada yang tertulis dan ada yang tersirat. Jadi ini yang harus mulai kita ciptakan sehingga tidak hanya sebagai tempat literasi namun juga tempat berkembangnya kebudayaan daerah," katanya, Senin (16/1/2023).

Pengembangan perpustakaan berbasis digital juga dinilai perlu untuk terus didorong. Pasalnya, perkembangan digitalisasi merupakan suatu hal yang tak dapat dihindari sehingga perpustakaan juga harus mampu mengikuti perkembangan tersebut.

Terlebih saat ini, sudah tak asingnya gawai bagi masyarakat juga mengakibatkan masyarakat lebih sering untuk mencari informasi di jejaring internet.

"Agar dapat mengikuti perkembangan zaman, maka peran perpustakaan harus ditingkatkan. Saat ini pengguna perpustakaan banyak yang telah memanfaatkan kemajuan teknologi dalam mencari informasi," ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut Srikandi Partai Nasdem ini meminta, agar pengelola perpustakaan harus dapat menyediakan informasi yang dapat diakses lewat internet.

Jangan sampai, masyarakat semakin jauh dengan keberadaan buku. Meskipun buku tersebut berbentuk digital yang saat ini tengah trend di kalangan masyarakat.

"Perpustakaan harus mampu menjadi jembatan informasi masa lalu, masa kini, dan masa depan serta menjadi media yang efektif dan inovatif terhadap lingkungan yang beragam," tandasnya.(RJG/OR1)