Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Ruselita.
kontenkalteng.com, Palangka Raya - Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Ruselita menilai, jika Car Free Day (CFD) menjadi salah satu wadah terbaik bagi masyarakat dalam meningkatkan perekonomian.
Meskipun, kegiatan tersebut hanya dilaksanakan setiap hari Minggu. Namun perputaran uang pada pelaksanaan CFD sangat besar.
“Kegiatan car free day atau hari bebas kendaraan bermotor ini, sangat membantu perekonomian para pedagang. Terutama mereka yang berjualan makanan dan minuman, pakaian, kerajinan tangan dan lain sebagainya,” katanya, Rabu (28/06/2023).
Untuk itu, pemerintah melalui pengelola CFD diminta agar dapat melakukan pengawasan serta penataan, agar para pedagang dapat dengan nyaman berjualan tanpa menggangu masyarakat yang ingin berolahraga.
Seperti yang diketahui, CFD merupakan hari tanpa kendaraan yang tujuan awalnya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berolahraga dengan nyaman.
"Namun seiring berjalannya waktu, banyak pedagang yang berjualan dan ini tidak masalah. Justru bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Asal penataan yang dilakukan pengelola CFD benar-benar baik," ungkapnya.
Selain itu, lanjut Srikandi Partai Perindo ini juga berharap, agar para pedagang maupun pelaku UMKM dan juga masyarakat, dapat menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya.
“Harus ada kepedulian pedagang, pelaku UMKM dan pengunjung untuk membuang sampah di tempatnya, sehingga kegiatan CFD yang telah disediakan oleh pemerintah dapat berjalan berkelanjutan,” tukasnya.(RJG/OR2)
Baca juga: Olahraga Yuk! Hari Minggu Ini Car Free Day Kembali Dibuka di Bundaran Besar Palangka Raya