Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery.
kontenkalteng.com, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Khemal Nasery mengapresiasi atas respon cepat pemerintah kota dalam membantu warga yang terdampak musibah, salah satunya seperti musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Kalimantan beberapa waktu lalu.
Baca juga: DPRD Apresiasi Pemkab Kapuas Cepat Tanggap Terhadap Musibah yang Dialami Warga
“Kita menyambut baik, dan Alhamdulillah itu apresiasi yang luar biasa. Langkah cepat dari Pak Wali Kota, Fairid Naparin ini memang sangat dibutuhkan dalam situasi darurat seperti sekarang. Apalagi nilai bantuan sampai mencapai Rp12 juta,” katanya, Senin (11/8).
Meski demikian, Khemal juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap kondisi cuaca ekstrem yang sedang melanda.
Dia menilai, Kota Palangka Raya tengah menghadapi masa pancaroba yang memperbesar risiko terjadinya bencana, baik kebakaran saat musim kemarau maupun banjir saat musim hujan.
“Kita ini wilayah gambut. Kalau kemarau, rentan terbakar. Kalau musim hujan, rawan banjir, apalagi jika Sungai Rungan meluap. Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai tentu lebih rentan terdampak,” ucapnya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih menjaga lingkungan dan meningkatkan kehati-hatian dalam aktivitas sehari-hari, terutama di dalam rumah.
Ia meminta masyarakat tak lengah pada saat hendak meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, dengan memeriksa tidak ada kompor dan peralatan elektronik yang masih menyala.
“Pastikan rumah aman sebelum ditinggalkan. Jangan buang puntung rokok sembarangan, dan hindari meninggalkan HP dalam kondisi tercolok listrik saat keluar rumah. Ini langkah kecil yang bisa mencegah musibah besar,” ujarnya.
Khemal menambahkan, langkah Pemerintah Kota Palangka Raya dalam memberikan bantuan kepada korban musibah merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Ia berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus ditingkatkan dalam mengantisipasi serta menangani bencana di kemudian hari.
"Semoga kedepan musibah seperti ini tidak terjadi lagi dan masyarakat tidak menjadi korban kebakaran yang membuat kerugian besar," pungkasnya. (SUR/OR1)