Habitatnya Terendam Air, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Ular Masuk Rumah

Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K. Yunianto

kontenkalteng.com, Palangka Raya - Meskipun saat ini Kota Palangka Raya tengah berada di musim kemarau. Namun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih mengguyur Kota Cantik.

Hal tersebut membuat habitat ular banjir dan membuat hewan-hewan melata keluar untuk mencari wadah yang lembab sebagai tempat tinggal.

Untuk itu, Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto meminta kepada masyarakat, agar lebih waspada dengan adanya ular yang bisa masuk ke pemukiman.

"Kalau menurut saya, ada dua faktor yang menyebabkan ular bisa masuk rumah, pertama karena saluran air tidak ditutupi dengan pengaman, kedua karena habitatnya mulai terendam air," katanya, Senin, (3/07/2023).

Bahkan, para relawan beberapa hari terakhir kerap membantu warga mengevakuasi ular dengan berbagai jenis, dari yang tidak berbisa hingga memiliki bisa mematikan, masuk ke rumah warga.

Melihat hal tersebut dirinya mengimbau kepada masyarakat agar bisa membersihkan saluran air dan menggunakan pengaman saluran air agar hewan yang suka wadah lembab seperti ular maupun biawak tidak masuk ke rumah.

Selain itu, lanjut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalteng ini meminta, agar warga dapat memastikan untuk membersihkan tumpukan barang yang ada di gudang. Hal ini untuk mencegah hewan seperti ular bersembunyi bahkan bersarang di tumpukan barang yang tentunya juga lembab.

"Ular ini salah satu hewan yang buas ya, maka dari itu semua lubang yang memungkinkan untuk ular masuk harap diberikan pengaman, untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah," pungkasnya.(RJG/OR2)
Baca juga: Kawasan Pemukiman Langganan Banjir di Palangka Raya Kembali Tergenang