Inflasi Kalteng Aman, Stok Beras Masih 13 Ribu Ton

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko

kontenkalteng.com , Palangka Raya - Inflasi yang terjadi Di Provinsi Kalteng dipastikan aman yakni  berada pada urutan ke-13 dengan angka 2,72% dan Indeks Perkembangan Harga (IPH) -1,07 berada di urutan 9 secara nasional.

Baca juga: Stok Beras Kalteng 4 Ribu Ton, Bulog Pastikan Aman Hingga Nataru

“Artinya inflasi kita masih aman dan stok beras kita di Bulog juga masih banyak yaitu 13 ribu ton,” kata Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024 dan Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio Bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual dari Kantor Gubernur Kalteng, Senin (24/6).

Sementara itu Yuas, mengatakan Pemprov Kalteng memberikan support kegiatan imunisasi serentak agar penyakit polio tidak menjadi wabah seperti Covid-19.

Sementara itu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan penyakit polio merupakan penyakit yang sudah lama, namun saat ini dikhawatirkan menjadi wabah.

“Ada beberapa daerah yang cukup tinggi polionya, untuk itu diminta kepada Kepala Daerah masing-masing agar melaksanakan imunisasi polio serentak di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Tito menambahkan, Presiden Joko Widodo mengapresiasi kegiatan rakor yang dilaksanakan secara mingguan untuk mengendalikan inflasi.

“Rakor yang kita laksanakan setiap minggu ini sangat baik, terbukti dengan adanya beberapa daerah yang berhasil mempertahankan dan menurunkan angka inflasinya dari bulan ke bulan,” ungkapnya.

Tito menyebut, inflasi Indonesia bulan Mei di angka 2,84 persen (y-o-y) sudah sangat bagus, diikuti deflasi bulan ke bulan Mei terhadap April sebesar 0,03 persen.

 “Untuk daerah-daerah yang inflasinya masih tinggi, saya minta untuk melakukan langkah-langkah mengevaluasi apa penyebab kenaikan atau tingginya inflasi di daerahnya dan juga kenaikan harga barang dan jasa di daerahnya, serta apa saja upaya yang dilakukan untuk menurunkan inflasi,” imbuhnya.(Sur/OR1)