Menpora : UCI MTB Eliminator World Cup 2022 Diharapkan Melahirkan Tim Elite Indonesia Untuk Olimpiade 2024

Menpora Zainudin Amali bersama Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran dan Ketua Panitia UCI MTB Eliminator World Cup 2022 H. Agustiar Sabran saat menabuh katambung sebagai tanda dibukanya UCI MTB Eliminator World Cup 2022 (dok. Diskominfosantik Kalteng)

Kejuaraan dunia sepeda gunung UCI MTB Eliminator World Cup 2022 diharapkan bisa melahirkan tim elite Indonesia untuk Olimpiade 2024 di Paris.

Baca juga: Sukses Selenggarakan UCI MTB Eliminator World Cup 2022 , Pemprov Kalteng Gelar Ramah Tamah

Hal ini dikatakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia (RI), Zainudin Amali saat membuka UCI MTB Elimintaor World Cup 2022  yang diselenggarakan di Palangka Raya, Kalteng, Minggu (28/08/2022).

“Mudah-mudah kejuaraan ini banyak menghasilkan talenta-talenta yang baik dan kita  berharap dari kejuaraan ini akan lahir talenta-talenta yang menjadi pengisi tim atlet elite nasional yang kita harapkan bisa lolos dikualifikasi olimpiade Paris 2024 mendatang.”ujarnya.

Dijelaskannya ajang kejuaraan bergengsi ini merupakan salah satu cabang yang masuk dalam  olah raga internasional  dan Kementrian Pemuda dan Olahraga mengaprisiasi kepada Pemprov Kalteng telah berusaha melaksanakan even ini.

Atlet UCI MTB Eliminator World Cup 2022 saat berlaga di Stadion Tuah Pahoe (dok. kontenkalteng.com)

“Even sangat bergengsi dan mudah-mudah dapat dilaksanakan setiap tahun , senyum pak gubernur dan ketua panitia adalah senyum kesanggupan bahwa akan bisa berlangsungnya kejuaraan ini setiap tahunnya.”tutur Mempora.

Dirinya juga mengapresiasi kegiatan ini yang dananya berasal dari swadaya dari Gubernur Kalteng , Ketua Panitia , Pemerintah dan masyarakat Kalteng, ungkap Menpora.

“Saya belum ketemu daerah dengan swadaya sendiri seperti Kalteng , sekali lagi terima kasih , sering- sering laksanakan kegiatan dengan kemampuan sendiri.”ujarnya.

Sementara itu Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran mengatakan dirinya sangat bersyukur dapat menyelenggarakan even dunia ini yang diikuti olej dengarkan,  uci ini telah diselenggarakan ke 8 dari 8 dari Tim Nasional Indonesia dan 32 atlet manca negara .

“Alhandulilah saat ini yang menonton lamngsung diarena Stadion Tuah Pahoe berjumlag 8 ribu lebih dan sambutan hangat dari masyarakat Kalteng saat terlihat dengan mendukung penyenggaraan ini.”ujarnya.(OR1)