Tim Dislutkan Prov. Kalteng bersama Tim FPIK IPB University dan anggota kelompok masyarakat budidaya kepiting bakau Alam Indah Lestari
kontenkalteng.com, Palangka Raya-Kepala Dislutkan Prov. Kalteng Darliansjah yang dtemui secara terpisah menjelaskan bahwa kerja sama Pelatihan dan Budidaya Kepiting Bakau (Sylvofishery) bersama FIPK IPB University ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat pesisir Kalimantan Tengah melalui budidaya kepiting bakau (sylvofishery).
Baca juga: 100 Milenial Kalteng Akan Dikirim Ke IPB University Belajar Bertani
“Harapan kami melalui kerja sama ini, masyarakat pesisir Kalimantan Tengah memiliki kemampuan untuk melakukan kegiatan budidaya kepiting bakau secara sylvofishery agar nantinya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir terhadap potensi ekosistem mangrove. Kami pun berharap dengan pendampingan Tim Dosen dari FPIK IPB University dalam mengembangkan sylfofishery, tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir Kalimantan Tengah namun juga sekaligus menjaga kelestarian ekosistem mangrove,” kata Darliansjah di Palangka Raya, Minggu (3/3/2024).
Sebagai informasi, sylvofishery merupakan salah satu alternatif untuk menjaga pelestarian hutan mangrove dengan melakukan budidaya di kawasan pertambakan tradisional yang bermuara untuk kepentingan pelestarian lingkungan hutan bakau.
Sylvofishery adalah sistem pertambakan teknologi tradisional yang menggabungkan antara usaha perikanan dengan penanaman bakau yang diikuti konsep pengenalan sistem pengelolaan dengan meminimalkan input dan mengurangi dampak terhadap lingkungan. (Yanti-OR1)