Pemkab Kotim Apresiasi Kotim Gelar Forkab I, Jaring Atlet Berbakat Menuju Fornas 2025

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kotim, Wiyono bersama para juara

kontenkalteng.com , Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengapresiasi kegiatan Festival Olahraga Kabupaten (Forkab) yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) setempat.

Baca juga: Apresiasi Gelar Lomba Menembak, Polda Kalteng Dinilai Bantu Jaring Sigit Atlet Muda

"Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kormi Kotim yang telah bekerja keras untuk memperkenalkan olahraga masyarakat khususnya di Kotim melalui Forkab," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kotim, Wiyono, Minggu 22 September 2024.

Wiyono menambahkan bahwa momen ini menjadi langkah awal bagi KORMI dan Inorga untuk menggali, mengembangkan, memajukan, dan melestarikan olahraga, baik olahraga tradisional maupun olahraga masyarakat, seperti olahraga kesehatan dan kebugaran, olahraga tantangan dan petualangan, yang semuanya menuju prestasi.

"Pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan olahraga di Kotim, salah satunya dengan menyiapkan sarana dan prasarana olahraga serta menyiapkan program dan kegiatan secara terpadu dan terkoordinir, termasuk melalui Pusat Pendidikan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD)," tambah Wiyono.

Sementara Ketua KORMI Kotim, Gahara, mengatakan bahwa Forkab ini merupakan langkah awal untuk menjaring atlet-atlet berbakat di Kotim. "Forkab I ini diikuti lebih dari 100 orang peserta dan jumlahnya terus bertambah," ujar Gahara, Minggu , 22 September 2024

Forkab I yang diselenggarakan di Citimal Sampit, Jalan Jenderal Sudirman, ini mempertandingkan 10 cabang olahraga, yaitu Balogo Tradisional, Senam Aerobik dan Dance Fitness, Senam KLPI Seri 2, Sport Breaking, Mobile Legends dan PUBG, Panahan Tradisional, Skateboard, Senam Kreasi untuk SMA Sederajat dan Close Quarter Battle.

"Atlet terbaik yang terpilih di Forkab ini akan mengikuti Selekda tingkat Provinsi Kalteng, dan yang terpilih di Selekda Kalteng akan berlanjut ke Fornas 2025," jelas Gahara.(DI/OR2)