Pemprov Kalteng Diminta Percepat Pembangunan Infrastruktur Menuju IKN

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana.

kontenkalteng.com , PALANGKA RAYA - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Okki Maulana meminta pemerintah daerah untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan infrastruktur menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), di Provinsi Kalimantan Timur.

Baca juga: Pimpin Upacara Harjad ke-65 Provinsi Kalteng, Gubernur Harapkan Seluruh Elemen Masyarakat Ikut dalam Percepatan Pembangunan

"Ini penting segera dilakukan, untuk mengoptimalkan posisi Provinsi Kalimantan Tengah sebagai mitra IKN di masa depan," katanya, Rabu (21/5/2025).

Dia menjelaskan, Provinsi Kalimantan Tengah memiliki potensi besar dalam penyediaan logistik, pangan, energi serta sumber daya manusia.

Sebagai provinsi yang berbatasan langsung dengan IKN, Provinsi Kalimantan Tengah memiliki peran vital dalam menjamin kelancaran kebutuhan di IKN.

"Untuk itu perlu infrastruktur yang memadai dan benar-benar sesuai standar, agar kedepan pendistribusian bisa berjalan dengan lancar tanpa adanya kendala," ucapnya.

Okki mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah perlu menggenjot pembangunan agar dapat terhubung dengan Provinsi Kalimantan Timur.

Hal itu bisa dilakukan dengan memperbaiki infrastruktur jalan utama, meningkatkan kualitas pelabuhan serta bandara regional agar dapat memperlancar aktivitas pendistribusian maupun masyarakat.

"Kalau semua sudah tekoneksi, tentu kami yakin hasil produksi petani, maupun bahan baku lainnya bisa didistribusikan dengan baik ke IKN melakui jalur apapun," ujarnya.

Okki juga mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga dinilai perlu melakukan pengembangan terhadap pusat distribusi regional yang terintegrasi.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menjamin rantai logistik dari Provinsi Kalimantan Tengah ke IKN dapat berjalan lebih efisien dan kompetitif.

"Pusat distribusi regional ini bisa mempercepat mobilisasi barang, menekan biaya distribusi dan meningkatkan daya saing produk lokal Kalimantan Tengah," pungkasnya. (Sur/OR1)