Toga Hamonangan Himpun Aspirasi Masyarakat Telaga Antang

Anggota DPRD Kalteng, Toga Hamonangan Nadeak

kontenkalteng.com, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Toga Hamonangan Nadeak saat melaksanakan reses di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) beberapa waktu lalu menyerap aspirasi masyarakat, khususnya Desa Waringin, Kecamatan Telaga Antang. 

Baca juga: Bupati Kotim Pastikan Evaluasi Perusahaan Sawit

Ia menyerap aspirasi masyarakat Desa Waringin yang mempertanyakan terkait pengerjaan infrastruktur di wilayah Kecamatan Telaga Antang yang tidak maksimal.

"Aspirasi ini disampaikan karena berdasarkan fakta, sebab pengerjaan jalan poros provinsi disejumlah titik di wilayah Telaga Antang belum merata bahkan terputus-putus karena ada jalan yang sudah diaspal dan ada juga yang belum," ucapnya, Rabu (30/8).

Ia mengungkapkan, pengerjaan infrastruktur di wilayah tersebut tidak maksimal dilakukan oleh pemerintah, sehingga, masyarakat pun menginginkan adanya tindak lanjut serta perhatian.

"Yang jadi pertanyaan masyarakat itu kenapa tidak langsung diaspal secara merata, jangan hanya yang rusak saja, dan itu juga yang diaspal jalan rata sedangkan jalan terjal tidak. Ini yang membuat masyarakat heran," tuturnya.

Lebih lanjut, Toga mengungkapkan masyarakat juga mempertanyakan mengenai pengerjaan siring beton jalan yang sudah digali, akan tetapi tidak dipasang siring betonnya sedangkan yang lain sudah dipasang.

Saat dikonfirmasi atau ditanyakan kepada pihak kontraktor, Toga mendapatkan informasi dimana pihak pelaksana pekerjaan menyampaikan ke dirinya alasan tidak dilanjutkan pekerjaan dikarenakan tidak adanya anggaran. 

"Kan lucu juga, kepada instansi terkait tolong diperhatikan pengerjaannya lah, karena ini kan untuk kepentingan masyarakat. Terus pengerjaannya juga tolong diperhitungkan, masa sampai kehabisa dana, sementara pengerjaannya belum selesai," tuturnya.

Toga berharap kedepan Dinas PUPR Kalteng bisa memperhatikan berbagai hal terutama draf pekerjaan bersama dengan rekanan. Sehingga, persoalan seperti ini tidak terjadi lagi dikemudian hari.(OR1)