Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo
kontenkalteng.com, Palangka Raya-Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) mempunyai peran sentral dalam perekonomian di Kalteng sehingga harus benar-benar dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat di Kalteng.
Baca juga: Jambore UMKM Wilayah Barat Tahun 2023 Diikuti 5.612 Pelaku Usaha UMKM
Penegasan itu dikatakan Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo saat Rakorda Perencanaan Pusat dan Daerah Bidang Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2023 di Palangka Raya, Kamis (25/5/2023).
Dijelaskannya, perkembangan koperasi di Kalteng saat ini menunjukkan kinerja yang positif. Kontribusi Produk Dosmetik Bruto (PDB) koperasi terhadap PDB Kalteng naik dari 1,42 persen di tahun 2016 menjadi 3,29 persen di tahun 2022.
“Namun demikian, dari segi kualitas masih perlu dimaksimalkan lagi, mulai dari aspek kelembagaan, SDM, permodalan, pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi. Untuk itu, selaras dengan program Fase Pemulihan Transformatif dari Kementerian Koperasi dan UKM,”terangnya.
Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalteng Norhani menyampaikan Rakorda ini bertujuan untuk meningkatkan kontribusi dan peran koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam perekonomian daerah.
“Selain itu juga untuk meningkatkan laporan akuntabilitas kinerja Perangkat Daerah; dan menginventarisir permasalahan koperasi maupun UMKM di kabupaten dan kota se-Kalteng,”ujarnya. (OR2)