Ilustrasi (pixabay)
Bau mulut saat menjalan puasa biasanya akan menjadi kendala untuk melakukan berkomunikasi.
Baca juga: Mulut Bau Saat Puasa, Mudah Kok Cara Menghilangkannya
Penyebab utama bau mulut muncul saat puasa adalah berkurangnya produksi air liur di mulut karena tidak ada asupan cairan selama puasa. Padahal, air liur adalah cairan pembersih alami yang mengandung enzim untuk mencerna serat dan glikoprotein untuk melindungi mukosa mulut.
Dan Cara terbaik untuk mencegah bau mulut saat puasa adalah dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Berikut 3 cara yang bisa dilakukan untuk mencegah bau mulut saat puasa seperti dilansir dari halodoc.com :
1. Jaga Kebersihan Gigi dan Mulut
- Menyikat Gigi saat Sahur dan Berbuka.
Saat menyikat gigi pastikan semua bagian gigi, terutama pada permukaan bagian dalam, permukaan luar, dan permukaan gigi yang dipakai untuk mengunyah.
-Membersihkan Gigi dengan Benang (Dental Floss).
Menyikat gigi hanya membersihkan 25 persen rongga mulut dan tidak dapat menjangkau sela-sela gigi tersempit. Jadi, kamu perlu melakukan flossing agar kebersihan gigi lebih maksimal. Untuk melakukannya hanya perlu mengambil benang dan letakkan di antara sela-sela gigi.
Kemudian kamu bisa menggesekkan benang gigi pada sela-sela gigi secara lembut dan perlahan untuk membersihkan gigi dari sisa makanan yang masih menempel.
-Berkumur dengan Obat Kumur Khusus.
Ini dilakukan untuk membersihkan dan mengurangi efek zat fluoride pada sisa pasta gigi. Agar hasilnya optimal, kamu perlu memberikan jeda waktu 5-10 menit sebelum berkumur.
-Membersihkan Lidah.
Lidah yang kotor bisa menjadi sarang kuman dan membuat napas bau. Jadi, kamu perlu membersihkan lidah untuk mencegah bau mulut saat puasa.
Caranya cukup dengan menggosokkan bagian belakang sikat gigi yang bergerigi atau bergelombang pada lidah.
2. Menjaga Pola Makan yang Baik
Berikut adalah pola makan yang bisa diterapkan untuk mencegah bau mulut saat puasa:
- Perbanyak konsumsi buah dan sayur.
-Penuhi kebutuhan cairan tubuh, yaitu dengan minum delapan gelas air per hari.
-Hindari makanan dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi saat sahur dan berbuka.
-Hindari makanan yang beraroma menyengat saat sahur, misalnya jengkol atau bawang.
3. Hindari Langsung Menyikat Gigi Setelah Makan
Menyikat gigi tepat setelah makan atau minum sesuatu, dapat menyebabkan gigi dan lidah cedera. Lebih baik berkumur terlebih dulu setelah makan. Kemudian tunggu selama 30 hingga 60 menit
Pasalnya, setelah makan, kadar asam di dalam mulut sedang naik dan gigi berada pada kondisi terlemahnya. Menyikat gigi segera setelah makan dapat menyebabkan kerusakan besar pada email gigi.
Sebaiknya tunggu air liur muncul untuk menetralkan lingkungan mulut dan memulihkan mulut dari asam. (OR2)