Ilustrasi (Foto: Ist)
Kontenkalteng.com, Sampit – Antrean panjang pengisian bahan bakar jenis solar kembali dikeluhkan para sopir truk di Sampit, Jumat (17/6/2026).
Baca juga: Ini Dia Rekomendasi DPRD Kotim, Terkait Aksi Demo Ratusan Sopir Truk
Kondisi ini terjadi di salah satu SPBU di Kota Sampit dan disebut-sebut sudah berlangsung sejak pagi hari.
Salah satu sopir truk yang enggan disebutkan namanya mengaku harus mengantre sejak subuh untuk mendapatkan solar, namun hingga berjam-jam kemudian belum juga mendapat giliran.
”Saya antre dari jam 5 pagi sampai sekarang belum juga dapat. Masalahnya ini bio solar,” ujarnya.
Menurut dia, panjangnya antrean diduga dipicu banyaknya pelangsir atau penjual eceran yang ikut mengambil solar di SPBU tersebut.
Akibatnya, sopir angkutan barang harus bersaing dalam antrean yang semakin panjang.
”Banyak pelangsir eceran yang ambil. Jadi kami sopir truk mau tidak mau harus ikut antre panjang,” katanya.
Kondisi ini dinilai sangat mengganggu aktivitas kerja para sopir.
Marno menyebut produktivitasnya menurun drastis karena waktu habis di antrean.
”Harusnya dalam seminggu bisa tiga rit, ini cuma satu rit saja. Kalau antre begini terus, kami juga bingung dapat solar atau tidak, soalnya antreannya masih panjang,” keluhnya.
Ia juga menceritakan pengalaman sebelumnya, di mana dirinya harus menunggu hingga malam hari untuk mendapatkan bahan bakar.
”Kemarin saya antre dari jam 5 pagi sampai jam 9 malam. Katanya tangki solar belum datang. Pas datang pun harus gantian lagi sama pelangsir,” ungkapnya.
Para sopir berharap ada penertiban dalam distribusi solar agar tidak terjadi penumpukan antrean yang berkepanjangan.
Mereka juga meminta pengawasan lebih ketat terhadap praktik pembelian oleh pelangsir agar kebutuhan operasional angkutan tidak terganggu.
Penulis: Deviana
Editor : Gunawan