Warga di Palangkaraya nampak sedang berusahan melintasi wilayah yang kebanjiran di Palangkaraya.
Banjir yang terjadi di Palangkaraya, Kalteng hampir sepekan ini mulai surut.
Baca juga: Banjir Rendam 3 Desa Surut, Pj Bupati Barito Selatan Tetap Siagakan Dapur Umum dan Pengobatan Gratis
Penurunan debit air antara 15-30 sentimeter. Namun demikian warga diminta tetap waspada dengan banjir dadakan.
"Saat ini memang banjir mulai surut, namun kita minta warga tetap waspada karena hujan masih melanda daerah ini, " Kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng Emi Abriani, Rabu (21/9/2022).
Bentuk kewaspadaan itu kata dia antara lain dengan mengantisipasi bila kembali terjadi banjir dengan mengamankan peralatan seperti kelistrikan yang tidak menjuntai dilantai yang bisa berakibat fatal.
"Selain itu potensi hujan deras disertai angin berpotensi. Menumbangkan pohon tumbang. Karena itu jangan pernah berteduh dibawah pohon saat hujan, " Ujarnya.
Emi juga menyebutkan saat ini banjir di 13 kelurahan di Palangka Raya mulai surut sejak kemarin (Selasa, 19/9/2022) , dan sekarang ini yang tergenanag hanya berupa jalan lingkungan.
"Hal ini dikarenakan banjir di bagian hulu mulai surut dan banjir yang menggenangi Palangkaraya turun ke Kabupaten Pulang Pisau, " Ujarnya.
Sementara itu dari. Laporan BPBD Palangkaraya yang dirilis 19/9/2022 menyebutkan, akibat banjir ada 4 kecamatan terendam yakni Pahandut, Jelan Raya, Sebangau, dan Bukit Batu
Kemudian ada 4.683 KK atau 16.767 Jiwa terfanapk banjir. Kemudian sebanyak 4.075 rumah terendam.(Sur -OR1