Bantu UMKM , BI Kalteng Gelar Pesona Tambun Bungai 2025 Bareng Lewu Palangka Festival

Kepala Perwakilan BI Kalteng, Yuliansah Andrias,saat temu media, Senin (14/7/2025).

Kontenkalteng.com , Palangka Raya - Bank Indonesia Provinsi Kalteng menggelar Pesona Tambun Bungai (PTB) 2025 bersama Lewu Palangka Festival yang masuk dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Pemerintah Kota Palangka Raya ke-60 dan Hari Jadi Kota Palangka Raya ke-68.

Baca juga: BI Kalteng Gelar Pesona Tambun Bungai 2022, Ajang Perkenalkan Produk Lokal

Dua Acara yang merupakan kalaborasi antara Bank Indonesia Provinsi Kalteng bersama Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dan Dekranasda Kota Palangka Raya ini untuk membantu para pelaku Usaha mikro kecil menengah  (UMKM) binaan BI  yang berlangsung mulai tanggal 15 hingga 18 Juli 2025 dan puncak acara pada tanggal 18 Juli 2025 akan digelar peragaan busana khas Kalteng dan juga dimeriahkan sejumlah artis.

Hal diungkapkan  Kepala Perwakilan BI Kalteng, Yuliansah Andrias,saat temu media, Senin (14/7/2025).

Menurut Yuliansah Andrias, Program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (GBWI).

“Intinya, Pesona Tambun Bungai ini merupakan puncak pembinaan UMKM Kalimantan Tengah. Produk-produk yang kita tampilkan mulai dari kriya, kuliner, hingga wastra, semua hasil karya UMKM Kalteng yang kita bina,” ujar Yuliansah Andrias.

Sebanyak 50 UMKM binaan BI yang tersebar di kabupaten kota  akan turut  berpartisipasi, menjadikan PTB sebagai ajang promosi sekaligus peluang peningkatan akses pasar bagi pelaku usaha lokal.

Tak hanya itu, dalam PTB 2025 juga digelar gerakan pasar murah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok dan membantu daya beli masyarakat. “Kami ingin kegiatan ini punya efek ekonomi langsung, terutama bagi warga,” tambah Yuliansah.

Penjabat Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, menyebut PTB dan Lewu Palangka Festival sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara promosi budaya dan kebangkitan ekonomi daerah. Ia menegaskan kegiatan ini telah menjadi bagian dari kalender tahunan Kota Palangka Raya dan masuk dalam HUT Kota Palangka Raya.

“Ini bukan sekadar perayaan. Kita ingin hadirkan ruang apresiasi budaya, ekspresi seni, sekaligus wadah pertumbuhan ekonomi kreatif,” ungkap Arbert.

Kepala Disparbudpora Kota Palangka Raya, Iin Hendrayati Indris, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan menampilkan pertunjukan seni budaya khas Kalteng serta hiburan modern. Sejumlah artis nasional juga dijadwalkan hadir untuk memeriahkan panggung utama.

Lewu Palangka Festival dan PTB dirancang untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat, menghadirkan pengalaman wisata, hiburan, sekaligus peluang bisnis dalam satu rangkaian kegiatan yang meriah dan inspiratif.

Dengan pendekatan yang inklusif dan kolaboratif, Pesona Tambun Bungai kini menjelma menjadi magnet baru dalam perayaan Hari Jadi Kota Palangka Raya, yang tak hanya meriah, tetapi juga memberi dampak nyata bagi ekonomi lokal dan kebanggaan budaya daerah.(Sur/OR1)