Diduga Disengaja, Laboratorium Forensik Selidiki Percobaan Pembakaran di Perumahan Pemda Palangka Raya

Ilustrasi kebakaran rumah (Unsplsh)

kontenkalteng.com,Palangka Raya-Sebuah insiden percobaan pembakaran rumah menggegerkan warga Kompleks Perumahan Pemda, Jalan Bangas Permai, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya,Kalteng, Minggu (13/4/2025).

Baca juga: Labfor Mabes Polri : Kebakaran di Bawaslu Palangka Raya Akibat Arus Pendek

Peristiwa tersebut kini tengah dalam penyelidikan intensif oleh pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya.

Belum diketahui pasti penyebab insiden tersebut, namun dugaan sementara mengarah pada kemungkinan adanya unsur kesengajaan.

Kasatreskrim Polresta Palangka Raya, AKP Rian Permana mengungkapkan, bahwa pihaknya telah meminta bantuan dari Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Surabaya untuk mengungkap asal mula api yang menyebabkan kebakaran.

“Masih dalam proses penyelidikan. Kami menunggu kedatangan tim Labfor dari Surabaya untuk melakukan olah TKP. Tujuannya untuk memastikan titik awal api dan mengetahui penyebab kebakaran secara pasti,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (14/4/2025).

Lebih lanjut, AKP Rian menyebutkan, penyelidikan ini akan menelusuri apakah sumber api berasal dari korsleting listrik atau justru merupakan tindakan disengaja dengan menggunakan bahan kimia atau zat mudah terbakar.

“Kami ingin memastikan, apakah kebakaran ini murni karena kelistrikan atau justru ada unsur kesengajaan yang mengarah pada tindak pidana,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RT 04 RW 10, Hidayaturahman membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa rumah tersebut dalam kondisi kosong karena sang pemilik sedang bepergian ke Kuala Kapuas pada pagi harinya.

“Pagi itu ibu pemilik rumah pergi ke Kapuas, dan ketika pulang setelah magrib, beliau mendapati rumahnya sudah ada bekas percobaan pembakaran,” jelasnya. 

Setelah menyadari adanya tanda-tanda pembakaran, pemilik rumah langsung menghubungi bendahara RT. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Ketua RT yang langsung datang ke lokasi bersama perangkat RT lainnya.

“Saat kami tiba di lokasi, benar saja terlihat jelas ada bekas percobaan pembakaran. Bahkan, sejumlah barang berharga milik korban seperti dokumen penting dan satu unit handphone iPhone 8 juga dilaporkan hilang,” tukasnnya.(OR1)