Dramatis, Upaya Penyelamatan Petugas Damkar Lepas Gelang Baja Melilit Tangan Wanita ODGJ

Tim damkar ketika melakukan tindakan pelepasan gelang baja dari lengan ODGJ, Selasa (15/7/2025) kemarin.

kontenkalteng.com,Palangka Raya–Aksi penyelamatan dramatis dilakukan Tim Rescue Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kota Palangka Raya terhadap seorang perempuan dengan gangguan jiwa (ODGJ) bernama Ismawati (36 tahun). 

Baca juga: Sering Terlihat di di Jalan Tjilik Riwut Palangka Raya, Wanita ODGJ di Evakuasi ke RSJ

Perempuan tersebut diketahui memakai gelang dari besi baja bekas klahar mesin domping, yang terpasang erat di pergelangan tangan hingga menyebabkan pembengkakan dan pembusukan pada jaringan kulit.

Kepala Seksi Pengendalian Operasi dan Penyelamatan Diskarmat Kota Palangka Raya, Sucipto mengatakan, bahwa penyelamatan dilakukan di kawasan Jalan Sinar Kahayan, masuk gang Robeca Tarung, setelah pihaknya menerima laporan dari warga sekitar.

"Gelang baja itu sudah terlalu lama melilit pergelangan tangan korban. Karena terbuat dari logam keras dan dilengkapi drat penguat, pelepasannya tidak bisa dilakukan secara manual. Kondisi tangan korban sudah membusuk di bagian bawah gelang," ungkapnya.

Tim Rescue menggunakan alat potong logam (gerinda) yang biasa digunakan oleh tukang las. Namun, karena khawatir melukai bagian kulit yang sudah membengkak, tim kemudian mengganti alat dengan mesin kecil yang lebih presisi.

Selama proses berlangsung, tangan korban terus disemprot cairan pendingin agar tidak merasakan panas berlebih. Dalam waktu dua jam, gelang berhasil dilepaskan tanpa menyebabkan luka maupun lecet, meskipun kondisi tangan korban cukup parah akibat pembusukan.

Diskarmat Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kejadian berisiko tinggi, terutama yang melibatkan ODGJ atau situasi darurat lain yang memerlukan bantuan teknis alat berat maupun pemotongan logam.

“Evakuasi dilakukan oleh Regu 2 Rescue di sekitar Jalan Mahir Mahar, tepatnya seberang pabrik aspal Ciang, dengan koordinasi penuh bersama pihak terkait untuk memastikan keselamatan korban,” bebernya.(OR1)