Kepala OJK Kalteng Otto Fitriandy saat membacakan sambutan pada event pembukaan Gebyar Safari Ramadhan (Dok. Diskominfosantik Kalteng)
PALANGKA RAYA - QRIS diluncurkan pada tahun 2019 dalam rangka mengintegrasikan seluruh pembayaran digital yang telah ada menjadi satu QR Code atau Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS).
Baca juga: Ivo Sugianto Sabran Buka Event Gebyar Safari Ramadhan
Hal ini diungkapkan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalteng Otto Fitriandy saat pembukaan event Gebyar Safari Ramadhan 1443 H Tahun 2022 yang dibuka Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Ivo Sugianto Sabran di Halaman Galeri Central Borneo Souvenir, Palangka Raya, minggu (17/4/2022).
“Pada kesempatan kali ini,kami selaku penyelenggara menghimbau kepada pelaku UMKM, UKM, dan IKM serta pengunjung agar dapat melakukan transaksi digital menggunakan QRIS sehingga nantinya masyarakat telah terbiasa melakukan transaksi pembayaran secara digital,” kata Otto saat membacakan sambutannya.
Adapun kemudahan pada transaksi digital QRIS antara lain, Cepat, pembeli hanya perlu menscan QR Code dan melakukan pembayaran melalui gadget, Praktis, karena QRIS telah terhubung dengan aplikasi pembayaran digital, Efektif, dapat digunakan di semua merchant dan semua jenis penyelenggara jasa pembayaran, Aman, masyarakat tidak perlu membawa uang tunai terlalu banyak, ujarnya.
“Diharapkan kegiatan Gebyar Safari Ramadhan ini dapat memberikan dampak baik bagi masyarakat khususnya di Kota Palangka Raya baik bagi pelaku usaha maupun masyarakat umum dan secara langsung mengenalkan produk keuangan berupa transaksi pembayaran digital kepada masyarakat secara luas,” tutup Otto.
Turut hadir, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng, Pimpinan dan Direksi Lembaga Jasa Keuangan, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng.(OR1)