BPBPK Kalteng Sebut 5 Kabupaten Terdampak Banjir

Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran saat menyampaikan arahannya

kontenkalteng.com, Palangka Raya, Data Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Hutan (BPBPK) Kalteng menyebutkan saat ini sudah ada 5 kabupaten Kalteng yang dilanda Banjir. Luapan sejmulah Daerah Aliran Sungai (DAS) di kalteng itu sudah terjadi sejak Desember 2023 lalu

Baca juga: Gubernur Kalteng Berikan Bantuan Warga Terdampak Banjir di Pelabuhan Rambang, Palangka Raya

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBPK Kalteng Ahmad  Toyib menjelaskan, kabupaten/ kota terdampak banjir di wilayah Prov. Kalteng periode Januari 2024 diantaranya Kabupaten Murung Raya yang telah menetapkan status Tanggap Darurat pada tanggal 17 Januari sampai dengan 15 Februari 2024, Kabupaten Kapuas yang telah menetapkan status Tanggap Darurat pada tanggal 17 Januari sampai dengan 30 Januari 2024, Kabupaten Barito Utara yang telah menetapkan status Tanggap Darurat pada tanggal 19 Januari sampai dengan 1 Februari 2024, Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kota Palangka Raya.  

 "5 kabupaten yang terdampak banjir dan sudah ada tiga kabupaten yang menetapkan status Tanggap Darurat Banjir yaitu Murung Raya, Barito Utara dan Kapuas. Dengan dasar tersebut, maka Pemprov Kalteng mengambil langkah untuk segera menetapkan status Tanggap Darurat Provinsi sejak tanggal 23 Januari 2024 sampai dengan 1 Februari 2024 mendatang,"jelasnya. saat Rapat Koordinasi Penanganan Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrim di Wilayah Prov. Kalteng Tahun 2024, bertempat di Ruang Rapat Bajakah, LT. II Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (23/1/2024). 

"Upaya penanganan tanggap darurat bencana banjir telah dilakukan secara baik dan sinergis di lapangan, bencana banjir sudah mulai mengalami penurunan tetapi dampaknya masih dirasakan luas oleh masyarakat setempat.,"kata Toyib. (Yanti-OR1)