Dislutkan Bekerja Sama dengan UGM Kembangkan Sektor Kelautan dan Perikanan Kalteng

Rapat Tindak Lanjut PKS Dislutkan Prov. Kalteng dengan UGM

Kontenkalteng - Kapuas - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Prov. Kalteng H. Darliansjah sekaligus Penjabat Bupati Kapuas memimpin Rapat Tindak Lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Tenaga Ahli Universitas Gadjah Mada (UGM) bertempat di Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Senin (30/9/2024).

Baca juga: ASN Dinas Kelautan Perikanan Kalteng Komitmen Tuntaskan Program Tahun 2022

Dalam pertemuan ini dipaparkan tentang laporan akhir kegiatan yang telah dilakukan Tim Ahli UGM, meliputi Studi Kelayakan Pengembangan Kawasan Perikanan Terpadu Sei Ijum, Studi Kelayakan Pembangunan Unit Pengolahan Ikan (UPI) di Sukamara, dan Studi Kelayakan Ekspor Komoditi Kelautan dan Perikanan (Udang Vaname, Ikan Patin dan Ikan Betutu) di Provinsi Kalimantan Tengah.

Susilo, Tim Ahli UGM sebagai penanggung jawab Studi Kelayakan Pengembangan Kawasan Perikanan Terpadu Sei Ijum mengatakan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk menyusun dan merumuskan dokumen perencanaan pengembangan Kawasan Perikanan Terpadu yang meliputi rencana kegiatan jangka pendek dan jangka menengah dengan tujuan menyusun rencana induk (masterplan) pengembangan kawasan yang terintegrasi, efisien, berkualitas, dan berakselerasi tinggi, serta menyusun rencana minabisnis (fishery businessplan) berbasis komoditas unggulan yang berdaya saing dan berorientasi pasar untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya perikanan.

"Sasaran atau output dari kegiatan ini adalah tersedianya dokumen perencanaan jangka pendek dan menengah, yang dapat dijadikan sebagai acuan dan arah kebijakan bagi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam mengembangkan kawasan tersebut," ujar Susilo.

Selain itu, Tim UGM pun mengungkapkan bahwa latar belakang dilakukannya studi kelayakan UPI dilatarbelakangi kebutuhan udang dunia, ketersediaan anggaran, dan daya dukung lingkungan. (Sur/OR1)