Foto Bersama
kontenkalteng.com, Buntok-Provinsi Kalteng pada tahun 2024 dengan angkatan kerja sebanyak 1.407.640 dan yang bekerja 1.349.880, sedangkan pengangguran 57.760 atau 4,10 persen. Pelatihan menjadi kebutuhan untuk menghadapi tantangan itu,
Baca juga: Kelas Klinik Bisnis Hadirkan Master Chef Indonesia Dan Founder Female Preneur Indonesia
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) Farid Wajdi membuka Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK), di aula Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Prov. Kalteng, Buntok, Senin siang (4/3/2024).
"Kalau tak dibekali keahlian dan keterampilan yang cukup untuk berkompetisi maka akan kehilangan kesempatan untuk memenangkan pertarungan di pasar kerja. Adapun PBK dengan 7 (tujuh) kejuruan yaitu Teknisi Komputer, Menjahit dengan mesin, Prosesing Pertanian, Instalasi Listrik Bangunan, Junior Beautycian, Teknik Las Listrik, dan Otomotif sepeda motor injeksi," pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Farid mengatakan bahwa keterampilan yang didapatkan dari program pelatihan Berbasis Kompetensi perlu ditingkatkan dan dikembangkan terus, kompetensi ini merupakan peluang untuk memperbaiki kehidupan sosial dan ekonomi di masa depan.(Yanti-OR1)