DPRD Palangka Raya minta pemerintah atasi distribusi MBG di bantaran sungai

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi.

kontenkalteng.com, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi meminta pemerintah kota segera mengatasi pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sekolah yang berada di bantaran sungai.

Baca juga: 40 Ribu Paket Sembako Pemprov Kalteng Disalurkan oleh Polda dan Korem 102 Panju Panjung Untuk Korban Banjir

“Program ini pada dasarnya untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah. Jadi, jangan sampai mereka yang berada di kawasan terpencil atau bantaran sungai terabaikan,” katanya, Rabu (10/9).

Untuk itu dia menekankan, perlu adanya solusi konkret agar anak-anak di wilayah tersebut tetap mendapatkan hak yang sama.

Hasan menilai tidak adil jika peserta didik di bantaran sungai tertinggal dalam penerimaan manfaat MBG hanya karena faktor jumlah siswa.  

Menurutnya, keberadaan Satgas Percepatan Penyelenggaraan MBG yang akan dibentuk Pemerintah Kota Palangka Raya harus mampu menghadirkan inovasi.  

“Satgas jangan hanya fokus pada sekolah dengan jumlah siswa besar, tapi juga harus mencari terobosan. Misalnya dengan sistem distribusi bersama atau dapur induk yang bisa melayani beberapa sekolah kecil,” ucapnya.

Dewan juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, seperti BGN, SPPG hingga melibatkan swasta agar program tetap berjalan efektif.

Sementara, lanjut Hasan, DPRD Kota Palangka Raya siap mendukung dari sisi regulasi maupun anggaran jika memang dibutuhkan.

Dengan langkah-langkah tersebut, DPRD berharap pelaksanaan MBG bisa merata di seluruh wilayah Kota Palangka Raya.

“Intinya, semua anak sekolah tanpa terkecuali harus merasakan manfaat dari program MBG ini. Tidak boleh ada diskriminasi hanya karena perbedaan lokasi atau jumlah siswa,” ujarnya.

Hasan juga mengingatkan, keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari banyaknya penerima, tetapi juga dari kualitas gizi yang benar-benar diterima anak-anak.

“Asupan makanan yang sehat, seimbang, dan higienis sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang peserta didik, apalagi bagi mereka yang tinggal di kawasan terpencil,” pungkasnya.(Sur/OR1)