Festival Seni Qasidah XI Dinilai Tingkatkan Kecintaan Remaja Terhadap Seni Islam

Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Razak, pada saat berfoto bersama pemenang Festival Seni Qasidah XI, di Asrama Haji, Palangka Raya, beberapa waktu lalu.

kontenkalteng.com, Palangka Raya - Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Razak menilai bahwa adanya Festival Seni Qasidah XI yang dilaksanakan di Palangka Raya beberapa waktu lalu dapat meningkatkan kecintaan remaja terhadap kesenian yang ada di agama Islam.

Baca juga: Tumbuhkan Kecintaan Kesenian Melalui Festival Seni dan Qasidah

"Ini jangan sampai hanya jadi perlombaan saja, tetapi harus menjadi wadah bagi mengembangkan bakat, kemampuan hingga kecintaan terhadap kesenian-kesenian yang ada di agama Islam," katanya, Kamis, 8 Agustus 2024.

Dirinya menjelaskan, bahwa Festival Seni Qasidah XI ini juga menjadi salah satu media syiar Islam di Kalimantan Tengah untuk meningkatkan keimanan umat Muslim di daerah ini.

Terlebih dalam pagelaran ini antusias generasi muda sangat tinggi, terlihat dari penampilan yang ditunjukkan memiliki kualitas yang sangat baik dan indah.

"Dari pertunjukan luar biasa yang di tampilkan para peserta, kami yakin mereka (peserta,red) pasti mempersiapkannya dengan semangat, sehingga semuanya berjalan dengan baik," ucapnya.

Politisi senior partai Golkar ini melanjutkan, bahwa Festival Seni Qasidah ini juga menjadi media untuk menjaring bibit-bibit unggul dan potensial untuk mengikuti ajang-ajang yang lebih tinggi.

Selain itu adanya pagelaran seperti ini juga dinilai dapat menjauhkan generasi muda terhadap pergaulan atau aktivitas-aktivitas yang negatif, yang tentunya dapat merusak masa depan generasi muda.

"Kegiatan ini kan menjadi benteng bagi generasi muda untuk menghindari terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, balapan liar dan sebagainya," ujarnya.

Razak berharap, kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin, sebab selain dapat mengembangkan prestasi generasi muda, kegiatan seperti ini juga dapat menjadi hiburan bagi masyarakat luas, khususnya umat Muslim.

Untuk itu pemerintah provinsi, kota dan kabupaten juga diminta agar dapat memfasilitasi pagelaran-pagelaran yang memiliki nilai positif bagi pengembangan bakat generasi muda.

"Mari secara bersama-sama mengisi aktivitas sosial yang baik dan berguna bagi pembangunan daerah. Sebab, tanpa karya kita sendiri dan kebersamaan, maka sulit untuk kita dapat bersaing dengan daerah lainnya," pungkasnya. (Sur/OR1)