FKUB Jadi Rujukan Kerukunan, Netralitas Dalam Penanganan Konflik

Wagub Kalteng H. Edy Pratowo (dok. Biro Adpim Kalteng)

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) khususnya di Kalteng, antara lain menjadi rujukan tentang kerukunan, netralitas dalam penanganan persoalan atau konflik masyarakat, mediator dalam perselisihan dan juga sebagai juru bicara untuk kepentingan semua agama serta bijak dalam tindakan guna menyikapi segala bentuk permasalahan.

Baca juga: FKUB Kalteng Sebagai Wadah Rujukan Kerukunan Umat Beragama

Hal ini dikatakan Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng H. Edy Pratowo saat membacakan sambutan Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran saat membuka  Rapat Koordinasi Daerah  FKUB Kabupaten/Kota se-Kalteng Tahun 2021 secara daring dan luring di Aula Eka Hapakat, Lantai III Kantor Gubernur, Selasa (7/12/2021).

Rakorda kali ini mengusung Tema “Penguatan Peran FKUB dalam Memelihara Kerukunan di Kalteng”.

Gubernur mengatakan Rakorda-FKUB Kabupaten/Kota se-Kalteng Tahun 2021 merupakan implementasi peran dan fungsi FKUB di Kalteng dalam menjaga harmonisasi Kerukunan Umat Beragama, dengan harapan FKUB mampu mengembangkan komunikasi secara terbuka sekaligus mampu mencari solusi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan baik yang terjadi saat ini maupun permasalahan yang akan dihadapi.

Diharapkan, Rakorda FKUB Kabupaten/Kota se-Kalteng ini mampu menghasilkan kesepakatan yang strategis dan aktual guna meningkatkan dan memantapkan peran serta kualitas keberadaan FKUB, ditambah lagi dengan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah, baik di Provinsi maupun di Kabupaten/Kota se-Kalteng.

Kerukunan umat beragama menjadi kunci terpenting dalam terbentuknya FKUB itu sendiri yang dilandasi toleransi, saling pengertian, saling menghormati, menghargai kesetaraan dalam pengamalan ajaran agamanya dan kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Gubernur H. Sugianto Sabran mengimbau kepada seluruh peserta agar dalam Rakorda FKUB ini dapat mengungkapkan kekuatan dan kelemahan yang diperoleh ketika melaksanakan program dan kegiatan tahun 2021 sekaligus memberikan solusi serta perbaikan untuk periode berikutnya.

Gubernur juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap Anggota FKUB dan seluruh masyarakat yang telah menciptakan Kerukunan di Kabupaten/Kota se-Kalteng, sehingga sampai saat ini jerukunan umat beragama di Kalteng dalam kondisi kondusif dan harmonis.