Gubernur Kalteng Bangun Rumah Sakit di Hanau, Untuk Melayani Seluruh Masyarakat

Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran saat meninjau pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah di Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan beberapa waktu lalu

kontenkalteng.com, Palangka Raya – Pembangunan fasilitas kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah di Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan yang kini sudah mencapai 40 persen. Dengan pembangunan rumah sakit ini diharapkan seluruh masyarakat Kalteng bisa terlayani.

Baca juga: Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Kembali Tinjau Pembangunan RSUD Milik Pemprov Kalteng di Hanau

Hal ini dikatakan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Senin (15/6/2023).

“RSUD milik pemerintah provinsi ini ditargetkan rampung akhir tahun 2023, dan sudah operasional di awal tahun 2024.”ujar Sugianto Sabran.

Sugianto Sabran menjelaskan bahwa pembangunan Rumah sakit di Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan dengan mencermati pengalaman selama ini. Rentang jarak yang begitu jauh ke Rumah Sakit Rujukan di Ibu Kota Provinsi, mengakibatkan banyak masyarakat justru memilih berobat ke luar Kalimantan Tengah, terutama masyarakat yang berada di wilayah barat.

“Kesehatan adalah layanan dasar yang harus didapatkan oleh masyarakat tanpa terkecuali, terlebih bagi yang kurang mampu. Dengan dibangunnya rumah sakit ini akan memperpendek jarak, efisiensi waktu dan biaya. Sejalan dengan pembangunan sarpras ini, kita telah mempersiapkan sumber daya manusia kesehatan yang memadai, sehingga saat operasional nanti tidak terkendala SDM” ungkap Sugianto.

Lebih lanjut ia menyebut, Rumah Sakit Type B ini dilengkapi dengan peralatan modern yang telah menyesuaikan dengan tuntutan di era teknologi saat ini, serta fasilitas dan kapasitas gedung yang memadai dan dirancang dengan sangat matang untuk menjawab kebutuhan dan perkembangan di masa mendatang.

“Kita bangun rumah sakit yang setara dengan pulau jawa, baik sarana dan prasarana peralatan medis berteknologi tinggi sesuai dengan tuntutan saat ini, dilengkapi dengan SDM yang unggul. Dengan demikian masyarakat Kalteng khususnya yang berada di wilayah barat tidak perlu lagi berobat ke luar Kalimantan Tengah” pungkasnya.(Sur/OR1)