Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid.
kontenkalteng.com, Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Achmad Rasyid meminta Pemerintah Provinsi setempat, untuk dapat mengantisipasi lonjakan harga sembako.
Pasalnya memasuki bulan Ramadhan, sejumlah harga sembako di Kalteng kerap terjadi lonjakan harga yang kerap memberatkan masyarakat.
"Ini sebenarnya permasalahan klasik yang sering terjadi ketika menyambut hari besar keagamaan. Jadi, harus ada upaya antisipasi dari pemda baik provinsi, kabupaten dan kota," ucapnya, Selasa (13 Februari 2024).
Dirinya menjelaskan, antisipasi perlu dilakukan semenjak dini sehingga kenaikan harga dapat ditekan dengan maksimal. Sebab, kenaikan harga bapok ini jika terjadi akan mengakibatkan inflasi.
Ada sejumlah cara yang dilakukan pemda dalam upaya mengantisipasi kenaikan harga ini, misalnya terjun langsung ke lapangan untuk memantau ketersediaan stok pangan dan harga-harga di pasaran.
"Begitu juga dengan upaya menekan kenaikan harga itu perlu dilakukan dengan mengelar operasi pasar murah atau penyeimbang. Kita berharap kenaikan bapok tidak terjadi begitu signifikan," tukasnya.(Sur/OR1)
Baca juga: Antisipasi Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Bulan Ramadhan