Kalteng Lakukan Gerakan Menanam Pohon Tahun 2022

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo saat menanam pohon (dok. Diskominfosantik Kalteng)

Dalam rangka turut serta mendukung program pengendalian perubahan iklim melalui pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK), Kalteng telah berupaya dalam pengurangan emisi GRK.Untuk itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melakukan gerakan memanam pohon tahun 2022.

Baca juga: Gubernur Kalteng Lakukan Gerakan Penanaman Pohon Serentak

“Kegiatan Kalimantan Tengah Menanam merupakan bentuk nyata dan konkret dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk meningkatkan cadangan karbon melalui Penanaman Pohon. Penanaman pohon akan menjadi bentuk gerakan masif untuk mengembalikan ekosistem dan perbaikan kualitas lingkungan hidup”.katakan Wagub Kalteng H. Edy Pratowo membacakan sambutan Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran saat membuka kegiatan Kalimantan Tengah Menanam tahun 2022, bertempat di Halaman GOR Indoor Area Sirkuit UCI MTB Eliminator World Cup 2022, Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Jumat (26/8/2022) pagi. 

Menurut Wagub, pada tataran kebijakan daerah, dalam RPJMD Kalteng 2021-2026, dengan visi Kalteng Makin Berkah telah menetapkan Misi Mempercepat Pembangunan Ekonomi yang Produktif, kreatif dan Berwawasan Lingkungan, yang menekankan bahwa dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi tetap berwawasan lingkungan, agar terjaga keberlangsungan pembangunan dalam jangka panjang.

”Upaya peningkatan kualitas lingkungan hidup, antara lain melalui rehabilitasi hutan dan lahan sesuai kewenangan, pengelolaan, dan perlindungan lahan terganggu, termasuk lahan gambut yang rawan terbakar pada musim kemarau, penanganan dini kebakaran hutan dan lahan secara konsisten terus dilakukan melalui pencegahan, penanggulangan dan penanganan pasca karhutla, telah berkontribusi dalam pengurangan polusi karbon dalam pemanasan global”, tutur Wagub H. Edy Pratowo

di samping itu Kalteng telah memiliki Rencana Aksi Daerah Pengurangan Emisi GRK yang kegiatannya antara lain adalah inventarisasi GRK untuk memperoleh data dan informasi mengenai tingkat, status dan kecenderungan perubahan emisi GRK secara berkala dari berbagai sumber emisi dan penyerapannya.(OR1)