Kondisi Banjir di Kalteng (Foto Diskominfosantik Kalteng)
Dari pantauan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran melalui helikopter kemarin (Jumat,17/9/2021) dan juga laporan warga, saat ini ada 5 desa di Kabupaten Katingan dan 2 desa di Palangka Raya yang mengalami banjir dengan debit air tinggi dan tak hanya itu mereka juga belum menerima bantuan.
Baca juga: Dua Kecamatan Terisolir Akibat Banjir Terima Bantuan Lewat Helikopter Polda Kalteng.
“5 desa di Kecamatan Kamipang (Katingan) dan 2 desa di Mendawai (Palangka Raya) masih terendam banjir yang cukup tinggi dan belum mendapatkan bantuan, ” ucap Sugianto Sabran dikutip dari rilis Diskominfosantik Kalteng, Jumat (18/9/2021).
Gubernur memastikan, bantuan untuk penanganan masyarakat terdampak banjir akan didistribusikan dalam beberapa hari kedepan.
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat memantau lewat udara kondisi banjir (Foto Diskominfosantik Kalteng)
“Saya pastikan dalam beberapa hari ini, bantuan akan segera kita kirimkan kembali”, tegasnya.
Gubernur juga berharap agar banjir di Kalteng segera surut. Selain itu dia juga minta agar musibah ini cepat berlalu,” Mari kita bersama-sama kita lalui bencana ini dengan ikhlas dan sabar”, pungkasnya.
Untuk dikatahui, Pemprov Kalteng juga telah mendistribusikan bantuan sebelumnya ke daerah-daerah yang terdampak banjir di Kalteng.
Banjir di Kalteng terjadi pada 11 Kabupaten dan 1 Kota yaitu Lamandau, Kotawaringin Barat, Sukamara, Seruyan, Kotawaringin Timur, Katingan, Gunung Mas, Pulang Pisau, Barito Utara, Barito Selatan, Murung Raya dan Palangka Raya.
Kondisi ini disebabkan peningkatan intensitas curah hujan yang terjadi mulai 21 Agustus 2021. Sementara, Kabupaten yang paling parah yaitu Kabupaten Katingan (Redaksi)