Pasar Penyeimbang di Ketapang, Pemprov Kalteng Siapkan 4500 Paket Sembako

Masyarakat Kecamatan Ketapang antusias hadiri Pasar Penyeimbang

kontenkalteng.com, Sampit- Pasar Penyeimbang di Ketapang, Kotim yang dilaksanakan Pemprov Kalteng  ini disediakan 4500 paket sembako senilai 150 ribu rupiah per paket, tetapi disubsidi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebesar 130 ribu rupiah, sehingga harganya cuma 20 ribu rupiah saja. Namun demikian, Gubernur memberikan subsidi lagi secara pribadi senilai 20 ribu rupiah per paket, sehingga paket sembako ini gratis untuk masyarakat. 

Baca juga: Anggota DPR RI Agustiar Sabran dan Wagub Gratiskan Pasar Penyeimbang di Kelurahan Ketapang

Pasar Penyeimbang ini adalah Program Pemprov Kalteng dalam mengendalikan inflasi dan mengurangi beban masyarakat khususnya yang terdampak inflasi yang masih berlangsung hingga saat ini, meskipun inflasi di Kalteng cukup terkendali dan termasuk salah satu provinsi terendah inflasi," ujar Wakil Gubernur kaltenbg Edy Pratowo saat buka Pasar Penyeimbang di beberapa titik lokasi yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (21/1/2024).  

Wagub menyebut, pada Pasar Penyeimbang di Kecamatan Baamang ini disediakan 4500 paket sembako senilai 150 ribu rupiah per paket, tetapi disubsidi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebesar 130 ribu rupiah, sehingga harganya cuma 20 ribu rupiah saja

"Namun demikian, Bapak Gubernur akan memberikan subsidi lagi secara pribadi senilai 20 ribu rupiah per paket, sehingga paket sembako ini gratis," imbuhnya. 

Wagub mengatakan kegiatan Pasar Penyeimbang ini dilaksanakan untuk menjaga stabilisasi harga bahan kebutuhan pokok yang ada di Kabupaten Kotim. 

"Pasar Penyeimbang ini adalah Program Pemprov Kalteng dalam mengendalikan inflasi dan mengurangi beban masyarakat khususnya yang terdampak inflasi yang masih berlangsung hingga saat ini, meskipun inflasi di Kalteng cukup terkendali dan termasuk salah satu provinsi terendah inflasi," ujarnya.

Wagub menyebut, pada Pasar Penyeimbang di Kecamatan Baamang ini disediakan 4500 paket sembako senilai 150 ribu rupiah per paket, tetapi disubsidi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebesar 130 ribu rupiah, sehingga harganya cuma 20 ribu rupiah saja

"Namun demikian, Bapak Gubernur akan memberikan subsidi lagi secara pribadi senilai 20 ribu rupiah per paket, sehingga paket sembako ini gratis," imbuhnya. 

Selain di dua lokasi tersebut, Pasar Penyeimbang juga digelar di Desa Tarantang (Pengrajin Rotan), Kecamatan Saranau sebanyak 5000 paket sembako dan di Kantor Kelurahan Ketapang Kecamatan Ketapang, dan Kantor Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan sebanyak 4000 paket sembako. Paket sembako senilai 150 ribu rupiah itu pun mendapatkan subsidi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan juga Gubernur Kalteng, sehingga digratiskan untuk masyarakat.  (Yanti-OR1)