Pemerintah Diminta Perkuat Pemberdayaan Perempuan untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh.

kontenkalteng.com , PALANGKA RAYA - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh meminta pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memfokuskan program pemberdayaan perempuan.

Baca juga: Membangunkan 'RaksasaTidur' Industri Pariwisata Kalimantan Tengah

"Karena kan perempuan ini memiliki peran yang cukup penting dalam membangun kesejahteraan keluarga dan lingkungan sekitarnya. Untuk itu mereka ini harus diberdayakan agar kualitas hidup meningkat," katanya, Kamis (20/3/2025).

Dia mengatakan, pemberdayaan perempuan bukan hanya soal kesetaraan gender saja, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat secara luas.

Untuk itu, perempuan yang berdaya tinggi diyakini akan mampu berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah dan tidak hanya sebagai penonton saja.

"Misalnya saja seorang ibu ini kreatif, sehingga bisa membuat kerajinan tangan atau karya-karya lain yang memiliki nilai tinggi dan menjadi sumber pendapatan tambahan keluarga," ucapnya.

Sebagai wakil rakyat, Legislator dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berjanji akan mendorong berbagai program yang bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan.

Program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, serta ekonomi agar perempuan memiliki akses yang lebih luas dalam berbagai sektor.

“Kita harus memberikan kesempatan yang lebih besar bagi perempuan agar mereka dapat berkembang dan berperan aktif dalam pembangunan Kota Palangka Raya, kebijakan yang mendukung perempuan akan membawa dampak positif bagi masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.

Dengan sinergi antara DPRD dan masyarakat, Sri berharap berbagai program yang digagas, baik oleh Pemerintah dan DPRD Kota Palangka Raya dapat berjalan optimal.

Ia yakin bahwa peningkatan kesejahteraan perempuan akan berdampak langsung pada kemajuan Kota Palangka Raya dan menciptakan lingkungan yang lebih sejahtera bagi semua warga.

"Dengan perekonomian keluarga yang meningkat, tentu hal ini akan berdampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat. Mereka tidak akan lagi berada pada garis kemiskinan," pungkasnya. (Sur/OR1)