Foto - Ketua Komisi IV DPRD Kotim, M. Kurniawan Anwar.(Fit).
SAMPIT,- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), di ingatkan untuk menghindari proyek bersifat mercusuar yang menelan biaya anggaran APBD cukup besar. Karena masih banyak kebutuhan pembangunan lainnya yang jauh lebih penting dan mendesak bagi masyarakat.
Baca juga: Pemkab Kotim Diminta Segera Mulai Pelaksanaan Proyek Fisik
Hal itu diungkapkan, Ketua Komisi IV DPRD Kotim, M. Kurniawan Anwar menyusul banyaknya keluhan masyarakat terhadap kebutuhan pembangunan yang urgen terutama infrastuktur.
"Kami mengingatkan pemerintah kabupaten untuk mengubah mind set (pola pikir) pembangunan. Jangan lagi pembangunan yang bersifat mercusuar megah dan menelan biaya besar namun minim manfaat," kata Kurniawan, Jum'at 7 Januari 2022 di Sampit.
Menurutnya, saat ini keuangan daerah masih sulit dan terbatas imbas pandemi COVID-19 yang masih terjadi. Sangat disayangkan jika kemudian sampai ada proyek pembangunan yang hanya untuk "gagah-gagahan" atau untuk memperoleh nama, padahal banyak program penting lain yang dibutuhkan masyarakat.
Pemerintah kabupaten diminta melihat kondisi riil di lapangan dalam membuat program pembangunan. Banyak aspirasi-aspirasi masyarakat yang harus didahulukan dibanding membuat bangunan yang tujuannya hanya untuk bermegah-megah.
Masih banyak infrastruktur yang mendesak untuk dibangun. Keterbatasan infrastruktur itu tidak hanya terjadi di pelosok desa, tapi juga dengan mudah ditemukan di sejumlah lokasi di kota Sampit.
Menurut Kurniawan, anggaran daerah yang dimiliki daerah terbatas, harus digunakan secara efektif dan efisien. Anggaran diprioritaskan untuk program mendesak dan serapan anggarannya juga harus dioptimalkan.
Dia yakin Bupati Halikinnor mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat dengan memprioritaskan program yang memang benar-benar sedang dibutuhkan masyarakat. Dengan begitu anggaran yang digunakan bisa maksimal dan membawa manfaat besar bagi masyarakat.(Fit).